RUU Peternakan Disorot, DPR Minta Posisi Integrator Diatur agar Peternak Rakyat Terlindungi
Perlindungan terhadap peternak rakyat menjadi sorotan dalam pembahasan revisi UndangUndang tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan di DPR RI
Politik
MEDAN - Warga kota Medan akan menggelar pesta demokrasi Pemilihan Walikota (Pilwalkot) pada 9 Desember 2020. Sosok bakal calon Walikota dan wakilnya pun mulai mengerucut. Apalagi pada 4-6 September nanti sudah harus dilakukan pendaftaran calon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Partai pengusung pun sudah mulai memetakan berbagai jurus dan strategi sgar meraih Medan 1 dan 2. Setelah Partai Demokrat memunculkan jagoannya untuk mengusung Ir Akhyar Nasution pada Pilwalkot Medan periode 2020-2024. Dua partai berbeda dikabarkan akan ikut berkoalisi.
Tentu saja 4 kursi Partai Demokrat dari 50 kursi anggota DPRD Medan sudah sempurna memenuhi syarat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) jika saja salah satu saja partai tersebut berkenan berkoalisi. Partai PAN dan PKS misalnya memiliki 6 Kursi dan 7 kursi di DPRD Medan sangat dimungkinkan mengusung Akhyar Nasution.
Maka, bisa saja salah satu kader dari PKS dan PAN mengambil posisi Wakil pasangan Ir Akhyar Nasution. Klop sudah, pasangan Akyar Nasution memenuhi syarat 17 kursi untuk mendaftar ke KPU. Dimana persyaratan harus memiliki minimal 20 persen dari jumlah 50 kursi di DPRD Medan.
Diketahui, PKS dan PAN, partai bernuansa religius dan sederhana. Sangat tepat jika digandengkan sosok Ir Akhyar Nasution yang dikenal pekerja keras dan sederhana itu.
Ketika hal itu di konfirmasi Awak media Selasa (16/6/2020) kepada Sekretaris DPD PKS Medan Rudiyanto Simangunsong (foto) tidak membantah kemungkinan PKS, PAN dan Demokrat dalam Pilwalkot Medan 2020-2024 akan berkoalisi. “Bisa saja PKS dan Demokrat berkoalisi bahkan dengan PAN juga kita berharap dapat bersama,” sebutnya.
Ditambahkan Rudiyanto, sebelum pendaftaran Calon mereka sangat berpeluang berkoalisi dengan partai mana pun. “Dengan PDI Perjuangan juga kita berpeluang koalisi serta partai lainnya,” imbuh Ketua Komisi I DPRD Medan itu.
Namun kata Rudiyanto, PKS beberapa waktu yang lalu sudah melaunching calon Walikota Medan yakni H.Salman Alfarisi,Lc.MA menjadi calon Walikota Medan dari kader PKS. Mengenai partai apa saja PKS sudah berkomunikasi. “Kami pikir hampir semua partai-partai yang ada di Kota Medan kita sudah melakukan hal itu. Karena itu kami menilai hampir semua partai dan calon yang berkomunikasi adalah orang-orang terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD PAN Kota Medan H T Bahrumsyah SH ketika dikonfirmasi, hingga berita ini dibuat belum mendapat jawaban.(Is)
Perlindungan terhadap peternak rakyat menjadi sorotan dalam pembahasan revisi UndangUndang tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan di DPR RI
Politik
Pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) tentang Satu Data Indonesia di DPR RI memunculkan kekhawatiran terkait potensi resistensi dari peme
Politik
Umat Paroki Aek Nabara hingga kini masih menunggu kepastian terkait pengembalian dana gereja senilai sekitar Rp28 miliar yang diduga hilang
Hukum
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menilai wacana pelarangan rokok elektrik atau vape perlu dikaji secara serius sebagai langkah
Ragam
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riady menyatakan bahwa keterangan saksi dan ahli yang dihadirkan oleh pihak terdakwa dalam perkara
Hukum
Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, menyoroti kondisi peredaran narkotika yang kian mengkhawatirkan, khususnya di daerah
Hukum
Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Utara (Sumut) menggelar rapat perdana, di Teladan Cafe, Medan,
Ragam
Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) menjatuhkan sanksi tegas kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari)
Politik
Komisi III DPR RI meminta Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan perkara yang melibat
Politik
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyatakan pihaknya akan memanggil jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo, Jaksa Penuntut Umum (JPU)
Politik