Keracunan MBG Berulang di Sumut, DPRD Minta Peran BPOM Diperkuat
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Sutarto, menyampaikan keprihatinannya atas berulangnya kasus dugaan keracunan dalam Program Makan Bergizi G
Politik
MEDAN - Pelayanan Publik di Kota Medan terkhusus dalam pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) masih menjadi sorotan, meski secara kuantitas penerbitan dokumen kependudukan sangat baik namun kualitas pelayanan kepada masyarakat masih dirasa kurang.
Hal ini ditunjukan dengan masih adanya oknum aparat baik itu ditingkat Kepala Lingkungan, Kelurahan dan Kecamatan yang memanfaatkan proses pelayanan administrasi kependudukan untuk mencari keuntungan.
“Untuk pelayanan publik dalam hal administrasi kependudukan, secara kuantitas sudah sangat baik. Hal ini terbukti dengan dimana Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setiap harinya rata-rata mencetak 2.740 Dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Akta Perkawinan, Kartu Identitas Anak (KIA) dan surat keterangan pindah datang-masuk,” jelas Ketua Komisi I DPRD Medan Rudiyanto Simangunsong S.Pd.I (foto) kepada wartawan di Medan, Minggu (05/01/2020).
Namun, Rudiyanto mengatakan, dalam persoalan kualitas pelayanan, Pemerintah Kota Medan masih perlu terus berbenah. Dimana, saat ini masih ditemukan kasus oknum aparat yang coba menarik keuntungan dari proses penerbitan administrasi kependudukan ini.
“Beberapa waktu lalu, Wakil Ketua DPRD mendapat laporan soal adanya dugaan pungutan liar (pungli) kepada seorang warga yang hendak mengurus kepindahan dari Deliserdang ke Kecamatan Medan Timur. Warga dalam pengakuannya diminta uang sebesar Rp.250 ribu untuk pengurusan kepindahan,” jelasnya.
Jadi kata Rudiyanto, disatu sisi pihaknya mengapresiasi kesungguhan Pemko Medan yang terus meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik dalam persoalan administrasi kependudukan ini. Tetapi dilain pihak, Pemko Medan juga perlu memberikan perhatian terhadap adanya oknum-oknum yang mencoba mencari keuntungan dalam proses ini.
“Jadi baiknya pelayanan publik dalam persoalan penerbitan administrasi kependudukan bisa dilihat secara menyeluruh. Banyaknya dokumen kependudukan yang diterbitkan atau dicetak harus sebanding dengan kualitas pelayanan pejabat dari mulai Kepala Lingkungan, Kelurahan hingga Kecamatan,” jelasnya.
Komisi I DPRD Medan akan terus berkoordinasi dengan Disdukcapil serta perangkat pemerintah Kota Medan lainnya, agar supaya lebih meningkatkan pelayanan publik dalam hal administrasi kependudukan ini.
“Kita menyadari bahwa masih banyak masyarakat kota Medan memerlukan pelayanan ini, banyak mereka diantaranya tidak memahami dan tidak mendapatkan informasi yang utuh dalam proses penerbitan administrasi kependudukan sehingga rentan menjadi objek oknum aparat yang mengambil keuntungan,” ujarnya. (ismal)
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Sutarto, menyampaikan keprihatinannya atas berulangnya kasus dugaan keracunan dalam Program Makan Bergizi G
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, menyoroti adanya selisih sekitar Rp10 triliun dalam perencanaan anggaran Program Makan Bergizi
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mempertanyakan efektivitas sistem akreditasi rumah sakit dalam menjamin mutu pelayanan dan keselamatan
Politik
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyerap berbagai masukan dalam rangka penyusunan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2027
Politik
Sebanyak 54 warga Desa Limau Manis dan Desa Medan Sinembah, Kabupaten Deli Serdang, mengajukan gugatan perdata terkait dugaan perbuatan mela
Hukum
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke121 Perumda Tirtanadi Sumatera Utara berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan di Kantor Pusat, J
Daerah
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu, saat menghadiri Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 resmi berak
Ekonomi
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyampaikan keprihatinan atas munculnya sejumlah kasus dugaan keracunan pada penerima manfaat Pr
Politik
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi
Politik
Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengapresiasi langkah Bank Sumut dalam mempermudah akses Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Ekonomi