GEMES 2026 Telan Rp2,5 Miliar, Publik Soroti Minim Inovasi dan Aroma Dugaan Korupsi
Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 yang digagas Dinas Pariwisata Kota Medan di Lapangan Merdeka, Sabtu (27/6/2026) malam
Peristiwa
JELAJAHNEWS.ID -Di tengah hiruk pikuk kehidupan masyarakat di Jalan Veteran/Persatuan Raya Pasar 5 Ujung, Desa Manunggal, Kecamatan Medan Labuhan, tersimpan kisah pilu seorang anak berkebutuhan khusus bernama Sandi Duha. Bocah ini hidup dalam kondisi memprihatinkan setelah orang tuanya berpisah dan tak lagi memberikan perhatian yang layak.
Menurut informasi yang dihimpun, Sandi kini tinggal tanpa pengasuhan yang memadai. Ayahnya, Anugerah Duha, disebut tidak memiliki pekerjaan tetap, sementara ibunya sudah lama tidak lagi mengasuh dirinya. Kondisi tersebut membuat Sandi harus bertahan hidup dalam keterbatasan.
Bapak Ali Telambanua, warga sekitar yang kerap memperhatikan kondisi Sandi, mengungkapkan rasa prihatin mendalam.
"Kasihan sekali anak ini. Sejak orang tuanya berpisah, kehidupannya makin tidak terurus. Ayahnya juga tidak bekerja, sementara ibunya tidak lagi mengasuh Sandi. Dia butuh perhatian khusus, tapi tidak ada yang benar-benar mengurusinya," ujar Ali Telambanua.
Sehari-hari, Sandi hanya mengandalkan belas kasih orang sekitar. Kondisi fisiknya yang lemah membuatnya tidak mampu memenuhi kebutuhannya sendiri.
Ali menambahkan bahwa situasi ini bukan hanya soal kurangnya materi, melainkan juga soal kasih sayang yang seharusnya ia dapatkan sebagai seorang anak.
"Kalau dilihat, dia sering makan seadanya. Bahkan untuk makanan saja tidak selalu tercukupi. Saya sangat berharap ada perhatian dari pemerintah atau pihak lain, supaya Sandi bisa hidup lebih baik," tutur Ali dengan nada haru.
Kondisi yang dialami Sandi kini menjadi perhatian warga sekitar. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, khususnya Dinas Sosial, segera turun tangan memberikan bantuan yang layak, baik dalam bentuk kebutuhan pokok maupun pendampingan khusus.
"Kami tidak bisa berbuat banyak. Hanya berharap agar ada tindakan nyata dari dinas terkait. Anak ini tidak boleh dibiarkan terus begini. Dia berhak mendapat kehidupan yang lebih layak," tambah Ali.
Kisah Sandi Duha menggugah hati banyak orang. Ia adalah potret nyata bahwa masih ada anak-anak di sekitar kita yang harus berjuang sendirian di tengah keterbatasan.
Uluran tangan pemerintah, lembaga sosial, maupun masyarakat luas sangat berarti untuk memastikan masa depan Sandi tidak terabaikan.
Kini, Sandi menunggu kehadiran pihak-pihak yang peduli. Setiap perhatian kecil akan menjadi cahaya harapan bagi kehidupannya yang penuh perjuangan.(jns)
Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 yang digagas Dinas Pariwisata Kota Medan di Lapangan Merdeka, Sabtu (27/6/2026) malam
Peristiwa
Pagi itu, udara di kawasan Danau Toba masih terasa sejuk. Deretan pepohonan yang tumbuh di lereng perbukitan menjadi benteng alami
Ragam
Lionel Messi kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu legenda terbesar sepak bola dunia. Kapten Timnas Argentina itu kini telah mengo
Olahraga
PT Bank Sumut resmi membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) Sei Berombang, Kabupaten Labuhanbatu, sebagai upaya memperluas akses layanan
Ekonomi
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran
Politik
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia harus memberikan
Ekonomi
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Saan Mustopa, menegaskan bahwa DPR RI akan menindaklanjuti
Politik
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa penyempurnaan regulasi ketenagakerjaan harus melibatkan seluruh p
Ekonomi
Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, menegaskan bahwa penyelesaian persoalan yang dihadapi dokter muda peserta Uji Kompetensi
Politik
Aksi demonstrasi mahasiswa di Kantor DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (17/6/2026), berujung ricuh setelah massa terlibat bentrokan dengan
Peristiwa