Komisi II DPR RI Dorong Sanksi hingga Pidana bagi Pejabat yang Angkat Honorer
Komisi II DPR RI akan mendorong pemberian sanksi tegas bagi pejabat kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah yang masih mengangkat ten
Politik
JELAJAHNEWS.ID - Polres Humbahas menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan dan mutilasi yang sempat menghebohkan warga Lumban Sionang Desa Pasaribu Kecamatan Dolok Sanggul Humbang Hasundutan, Jumat (9/12/2022) kemarin.
Ada total 31 adegan yang diperagakan saat rekonstruksi, yaitu di TKP 1 di dalam kamar rumah tersangka 12 adegan.
Sedangkan TKP 2 di ruang tengah 1 adegan, TKP 3 di dapur belakang rumah 16 adegan dan TKP 4 di halaman belakang rumah 2 adegan.
Pemeran rekonstruksi yaitu tersangka HM diperankan oleh tersangka sendiri. Saksi RMĀ digantikan dengan boneka, sementara korban Nurmaya Situmorang diperankan Dina Pasaribu dan boneka.

Kemudian saksi Hari Jumadi Bangun Munthe diperankan oleh saksi sendiri dan saksi Marnangkok Munthe diperankan saksi sendiri.
Rekonstruksi tersebut dilaksanakan oleh penyidik/penyidik pembantu Satreskrim Polres Humbahas bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Humbang Hasundutan.
Tujuan dari rekonstruksi ini untuk memperagakan adegan perbuatan suatu peristiwa pidana dalam menguji persesuaian keterangan tersangka maupun saksi.
Kasat Reskrim Polres Humbahas Iptu Master S Maruli Purba Tanjung menjelaskan hasil pemeriksaan observasi tersangka HM di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof Dr M Ildrem Medan menyampaikan hasil VER Psychiatricum menyatakan HM menderita Skizofrenia Paranoid.

"Penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap dokter ahli kejiwaan untuk mendalami hasil VER tersebut," ujar Master.
Sebelumnya diberitakan kasus pembunuhan sadis HM terhadap istrinya NS dilakukan di hadapan anaknya yang masih berusia 3,5 tahun.
Anak yang diketahui sebagai anak adopsi tersebut melihat seluruh peristiwa pemotongan tubuh korban di Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan (Humbahas) Sabtu (12/11/2022).
"Saat pelaku memutilasi istrinya, anaknya berumur 3,5 tahun menyaksikannya," kata Master S Maruli Purba Tanjung kepada JelajahNews.id, Minggu (13/11/2022).
Saat ini anak malang tersebut telah mendapat pengawasan khusus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbahas. Pemeriksaan awal menyebutkan tidak ditemukan tanda trauma.
"Ya beberapa pihak terkait sudah memeriksa kondisi sang anak. Tapi sejauh ini belum ada tanda traumatik," ujarnya.
Ia mengatakan pihaknya tentu akan tetap mengawasi perkembangan sang anak. Kini, sang anak berada bersama keluarga pelaku.
Kapolres Humbahas AKBP Achmad Muhaimin mengatakan aksi pembunuhan sadis itu terungkap oleh salah seorang warga, pagi tadi sekitar pukul 07.15 WIB.
"Saat itu ada seorang saksi melihat pelaku membawa karung ke belakang rumah dan membakarnya," kata Achmad.
Saksi yang curiga kemudian mengeceknya. Ia melihat ada dua potongan kaki manusia di dalam karung yang terbakar itu.
"Saksi melihat ada dua potong kaki manusia dan langsung melaporkan ke kami," ujarnya.
Kepada saksi itu, HM mengaku telah membunuh istrinya. Namun ia tak memberi tahu alasan kenapa sampai tega memutilasi dan membakar istrinya.
Pihak kepolisian yang mendapat laporan itu langsung menuju ke TKP. Korban ditemukan tewas mengenaskan, dengan kondisi kepala terputus dan hangus terbakar.
"Setelah cek TKP ditemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. Kepala dan tangan terpisah dengan tubuh," jelas Achmad.
Jasad korban lantas dibawa ke RS Doloksanggul untuk divisum. Polisi juga sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk saksi kunci yang pertama kali mengetahui peristiwa itu.
Sejumlah barang bukti juga dibawa dari lokasi kejadian, antara lain kapak, belati, celurit, pemantik korek api, sarung, ponsel dan pakaian korban bekas terbakar. Polisi juga masih mendalami kasus ini. (JN-BTM)
Komisi II DPR RI akan mendorong pemberian sanksi tegas bagi pejabat kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah yang masih mengangkat ten
Politik
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara menggelar sosialisasi layanan dan tarif air minum kepada masyarakat
Ekonomi
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meluncurkan layanan Bus Rapid Transit (BRT) MedanBinjaiDeli Serdang atau Mebidang di
Daerah
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menegaskan pentingnya menanamkan budaya menabung dan literasi keuangan sejak usia dini se
Daerah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperluas dukungan untuk ekosistem transaksi di lingkungan perguruan tinggi melalui pelun
Ekonomi
Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui perluasan akses air minum yang sehat, aman,
Ekonomi
Komisi III DPR RI memastikan akan mengawal proses pengungkapan kasus kematian mantan istri anggota Polri berinisial WL di Medan, Sumatera
Hukum
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas peran di Kota Padang, Sumatera Barat. Tidak hanya mengandalkan bisnis pembiayaan peru
Ekonomi
Peristiwa kematian korban Winda Lorenza Gowasa (35) (WLG) dalam kasus dugaan bunuh diri akibat menembak kepala dengan menggunakan senjata
Hukum
Komisi III DPR RI meminta Polda Sumatera Utara dan Polresta Medan mengusut secara tuntas dan transparan kasus meninggalnya Winda Lorenza (35
Politik