Komisi II DPR RI Dorong Sanksi hingga Pidana bagi Pejabat yang Angkat Honorer
Komisi II DPR RI akan mendorong pemberian sanksi tegas bagi pejabat kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah yang masih mengangkat ten
Politik
JELAJAHNEWS.ID - Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Sidempuan Bidang Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) selamatkan uang negara senilai Rp140 juta atas penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS) Teknik Instalasi Listrik dan Teknik Audio Video di SMK Negeri 2 Padang Sidempuan T.A 2021.
Pihak rekanan atau penyedia jasa menitipkan uang senilai Rp140 juta pada rekening penitipan lainnya (RPL) Kejaksaan di Bank Mandiri Cabang Kota Padang Sidempuan.
“Hari ini Bidang Pidsus Kejari menerima uang penitipan sebanyak Rp140 juta dari pihak rekanan penyedia jasa," kata Kasi Intel Kejari Padang Sidempuan Yunius Zega, Selasa (29/11/2022).
Terhadap pembangunan tersebut pihak Kejaksaan telah melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi.
Pada 24 Oktober 2022 lalu, Kejari meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan umum terkait kasus tersebut.
“Dari sana (penyidikan umum) Tim Pidsus turunkan tenaga ahli melakukan penghitungan kerugian negara dimaksud. Yang melakukan penghitungan dari Kantor Akuntan Publik (KAP)," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan, tim ahli menemukan kekurangan volume berdasarkan penghitungan sementara berjumlah Rp350 juta.
“Uang (Rp140 juta) ini akan menjadi barang bukti terhadap kasus tersebut. Dan ini masih penyidikan umum, belum ada tersangka,” imbuhnya.
Menurutnya, dalam kasus ini pihak rekanan atau penyedia jasa beritikad baik dengan menitipkan uang ke penegak hukum terkait kekurangan volume pada bangunan RPS di SMKN 2 Padang Sidempuan.
Ditegaskannya lagi bahwa kasus tersebut tidak bisa lagi dihentikan karena sudah sampai ke tahap penyidikan.
“Atau tetap berlanjut dan mungkin nanti pada akhirnya akan menetapkan status tersangka,” terangnya.
Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri Padang Sidempuan, Jasmin Simanullang bersama Kasi Pidsus Yus Iman Harefa dan Kasi Intel menggelar konferensi pers terkait dengan penanganan kasus ini.
Saat itu Kejaksaan menemukan bukti permulaan yang cukup terjadinya dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan RPS di SMK Negeri 2 Padang Sidempuan TA 2021. Sehingga Kejari Padang Sidempuan meningkatkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan.
Sementara, Kasi Pidsus menerangkan bahwa sumber dana pada kegiatan yang naik ke penyidikan berasal dari dana alokasi khusus (DAK) tahun 2021. Dana tersebut tertampung dalam daftar pelaksanaan perubahan anggaran (DPPA) Dinas Pendidikan Provinsi Sumut.
“Adapun dalam kegiatan (yang kuat dugaan terjadi korupsi) ini, yaitu sebesar Rp2.303.904.066,45,” katanya. (JN-Irul)
Komisi II DPR RI akan mendorong pemberian sanksi tegas bagi pejabat kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah yang masih mengangkat ten
Politik
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara menggelar sosialisasi layanan dan tarif air minum kepada masyarakat
Ekonomi
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meluncurkan layanan Bus Rapid Transit (BRT) MedanBinjaiDeli Serdang atau Mebidang di
Daerah
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menegaskan pentingnya menanamkan budaya menabung dan literasi keuangan sejak usia dini se
Daerah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperluas dukungan untuk ekosistem transaksi di lingkungan perguruan tinggi melalui pelun
Ekonomi
Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui perluasan akses air minum yang sehat, aman,
Ekonomi
Komisi III DPR RI memastikan akan mengawal proses pengungkapan kasus kematian mantan istri anggota Polri berinisial WL di Medan, Sumatera
Hukum
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas peran di Kota Padang, Sumatera Barat. Tidak hanya mengandalkan bisnis pembiayaan peru
Ekonomi
Peristiwa kematian korban Winda Lorenza Gowasa (35) (WLG) dalam kasus dugaan bunuh diri akibat menembak kepala dengan menggunakan senjata
Hukum
Komisi III DPR RI meminta Polda Sumatera Utara dan Polresta Medan mengusut secara tuntas dan transparan kasus meninggalnya Winda Lorenza (35
Politik