Sabtu, 27 Juni 2026

Jaga Alam , Songsong Masa Depan: Jejak Konservasi INALUM dari Danau Toba hingga Pesisir Batu Bara

admin - Sabtu, 27 Juni 2026 10:41 WIB
Jaga Alam , Songsong Masa Depan: Jejak Konservasi INALUM dari Danau Toba hingga Pesisir Batu Bara
Pemandangan kawasan hutan dan sungai di sekitar wilayah operasional PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM).(Foto:dok)

Perhatian perusahaan terhadap lingkungan tidak berhenti di kawasan pesisir. Bersama PT PLN Indonesia Power (PJT I), INALUM mengembangkan berbagai program konservasi di kawasan Daerah Tangkapan Air Danau Toba sepanjang 2025. Program tersebut mencakup pembangunan 10.000 unit biopori, 500 unit sumur resapan, serta 15 sumur injeksi untuk meningkatkan kemampuan tanah menyerap air.

Selain itu, perusahaan membentuk tiga kebun bibit rakyat yang mampu memproduksi sekitar 150.000 bibit setiap tahun. Produksi bibit juga diperkuat melalui pembibitan modern dengan kapasitas mencapai 500.000 bibit per tahun. Upaya tersebut didukung pengembangan 15 sekolah peduli lingkungan yang diharapkan mampu menanamkan kesadaran konservasi kepada generasi muda.

Program perlindungan kawasan juga terus diperluas melalui penanaman pohon di lebih dari 1.000 hektare lahan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan Daerah Tangkapan Air Danau Toba yang memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan sumber daya air dan keseimbangan ekosistem.

Di sektor energi, komitmen terhadap lingkungan juga terlihat dari penggunaan listrik berbasis energi terbarukan. Pada 2025, sebanyak 95,51 persen kebutuhan energi produksi aluminium dipenuhi melalui pembangkit listrik tenaga air (PLTA), meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang mencapai 94,29 persen.

Penggunaan energi bersih tersebut berjalan beriringan dengan berbagai program efisiensi energi yang turut berkontribusi dalam menekan emisi karbon perusahaan. Sejak 2018, area reboisasi di Daerah Tangkapan Air Danau Toba pun telah mencapai lebih dari 2.300 hektare.

Program penghijauan menjadi salah satu langkah nyata yang terus diperkuat perusahaan. Dalam kurun waktu 2018 hingga 2025, INALUM telah melakukan penanaman pohon di lahan seluas sekitar 1.934 hektare.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru