Jaga Alam , Songsong Masa Depan: Jejak Konservasi INALUM dari Danau Toba hingga Pesisir Batu Bara
Pagi itu, udara di kawasan Danau Toba masih terasa sejuk. Deretan pepohonan yang tumbuh di lereng perbukitan menjadi benteng alami
Ragam
MEDAN - Pimpinan DPRD Medan rekomendasikan dukungan suntikan dana APBD Pemko ke Rumah Sakit (RS) Pirngadi Medan. Dana bantuan nantinya diharapkan mampu memperbaiki manajemen RS milik Pemko Medan itu yang belakangan ini nyaris bangkrut.
Dukungan untuk memberikan anggaran salah satu poit isi rekomendasi yang disampaikan DPRD Medan ke Pemko Medan melalui rapat paripurna dewan, Selasa (19/5/2020). Rekomendasi berdasarkan masukan dan laporan anggota DPRD Medan yang bergabung di Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Medan 2010. Pansus telah melakukan pembahasan dengan pihak RS Pirngadi.
Diketahui, adapun rekomendasi Pansus, adalah agar Pemko Medan mengalokasikan dana bantuan ke RS Pirngadi untuk menyelesaikan berbagai persoalan seperti hutang dan jumlah Pekerja Harian Lepas (PHL) yang terlalu banyak sehingga menjadi beban.
Selain itu, dalam rekomendasi juga diminta kepada Direktur RS Pirngadi Suryadi Panjaitan agar meningkatkan kompetensi kerja serta pelayanan prima. Perlu diterapkan standar kerja dengan menetapkan sistem Reward and Punishment khususnya tenaga medis dan dokter specialis.
Bahkan, Pansus minta Pemko Medan segera memisahkan RS Pirngadi dengan Dinas Kesehatanl Kota Medan sesuai dengan PP No 72 Tahun 2019.
Dalam rapat paripurna, usai Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga membacakan rekomendasi selanjutnya Ketua DPRD Medan Hasyim menyerahkan rekomendasi kepada Plt Walikota Medan Ir Akhyar Nasution. Pada kesempatan itu Hasyim mengharapkan agar hasil rekomendasi dapat ditindaklanjuti Pemko Medan untuk perbaikan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lebih baik.
Sementara itu Plt Walikota Medan kepada Awak media mengaku RS Pirngadi perlu dibantu. “RS Pirngadi perlu diselamatkan sebagai kebanggaan warga Kota Medan,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, dalam pembahasan rapat Pansus dengan pihak menajemen RS Pirngadi Medan, Rabu (13/5/2020) lalu terbonngkar jika kondisi Rumah Sakit (RS) Pirngadi Medan saat ini dinilai sangat memprihatinkan. Selain dililit hutang Rp 64 Miliar, pelayanan di rumah sakit milik Pemko Medan itu dituding buruk.
Dalam paparannya, Suryadi Panjaitan menyebutkan, saat ini pihaknya memiliki hutang sebesar Rp 64 Miliar. Untuk menanggulangi pembayaran hutang dan biaya operasional tidak lagi seimbang dengan pemasukan.
Namun kata Suryadi, kendati kondisi demikian, manajemen Pirngadi masih bisa diselamatkan atau diperbaiki. Salah satunya menerapkan PP No 72 Tahun 2019 tentang unit otonomi khusus khusus untuk rumah sakit.
“Dengan penerapan PP itu, dipastikan kondisi rumah sakit Pirngadi akan segera bangkit lagi,” umbar Suryadi.
Ditambahkan Suryadi, pihaknya juga butuh suntikan dana sekitar Rp 40 Miliar untuk biaya farmasi dan pembelian alat kesehatan. Sedangkan untuk bayar hutang dan jasa masih dimungkinkan dari pendapatan.
Selain itu kata Suryadi, tenaga medis di RS Pirngadi juga butuh bantuan ekstra sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih prima. (Is)
Pagi itu, udara di kawasan Danau Toba masih terasa sejuk. Deretan pepohonan yang tumbuh di lereng perbukitan menjadi benteng alami
Ragam
Lionel Messi kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu legenda terbesar sepak bola dunia. Kapten Timnas Argentina itu kini telah mengo
Olahraga
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran
Politik
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia harus memberikan
Ekonomi
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Saan Mustopa, menegaskan bahwa DPR RI akan menindaklanjuti
Politik
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa penyempurnaan regulasi ketenagakerjaan harus melibatkan seluruh p
Ekonomi
Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, menegaskan bahwa penyelesaian persoalan yang dihadapi dokter muda peserta Uji Kompetensi
Politik
Aksi demonstrasi mahasiswa di Kantor DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (17/6/2026), berujung ricuh setelah massa terlibat bentrokan dengan
Peristiwa
Seorang warga lanjut usia bernama Jumarimba Boangmanalu mengaku belum menerima pelunasan pembayaran atas penjualan lahan dan rumah miliknya
Peristiwa
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution resmi melarang aparatur sipil negara (ASN), tenaga nonASN, hingga pegawai Bada
Daerah