Rabu, 10 Juni 2026

Jelang Piala Dunia 2026, Putra Nababan Soroti Nobar TVRI yang Dinilai Masih Jawa-Sentris

admin - Rabu, 10 Juni 2026 16:23 WIB
Jelang Piala Dunia 2026, Putra Nababan Soroti Nobar TVRI yang Dinilai Masih Jawa-Sentris
Anggota Komisi VII DPR RI Putra Nababan

JELAJAHNEWS.ID - Anggota Komisi VII DPR RI Putra Nababan mempertanyakan komitmen TVRI dalam menghadirkan layanan penyiaran yang merata bagi seluruh masyarakat Indonesia menjelang kick-off Piala Dunia 2026.

Ia menilai sejumlah program yang disiapkan TVRI masih berfokus pada Pulau Jawa dan belum mencerminkan keberpihakan terhadap masyarakat di wilayah Indonesia Tengah dan Indonesia Timur yang memiliki antusiasme tinggi terhadap sepak bola.

Pernyataan tersebut disampaikan Putra Nababan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI bersama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI, LPP RRI, dan LKBN ANTARA, di Ruang Rapat Komisi VII, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Putra menyoroti rencana kegiatan nonton bareng (nobar) pembukaan Piala Dunia yang dipusatkan di Jakarta dan Bandung. Menurutnya, pemilihan lokasi tersebut menunjukkan bahwa orientasi program TVRI masih terlalu terpusat di Pulau Jawa.

"Kok kick-off awalnya itu Jakarta, Bandung. Kenapa tidak dibikin di Ambon? Kenapa tidak dibikin di NTT? Kenapa tidak dibikin di Papua? Kenapa tidak dibikin di Makassar? Kenapa? Piala Dunia ini punya kita semua, bukan Jawa-sentris, Pulau Jawa saja," ujar Putra.

Politikus Fraksi PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa masyarakat di kawasan Indonesia Tengah dan Indonesia Timur memiliki kecintaan yang besar terhadap sepak bola. Oleh karena itu, momentum Piala Dunia dinilai sangat tepat untuk memperkuat kehadiran TVRI sekaligus memperluas jangkauan layanan siaran di berbagai daerah.

Putra mengingatkan bahwa TVRI sebagai lembaga penyiaran publik memiliki tanggung jawab untuk melayani seluruh masyarakat Indonesia tanpa membedakan wilayah. Menurutnya, semangat pemerataan tersebut belum terlihat secara optimal dalam perencanaan program maupun penggunaan anggaran yang dipaparkan TVRI.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru