Sabtu, 16 Mei 2026

Pemerintah Diminta Lebih Serius Perangi Kejahatan Transnasional

admin - Jumat, 15 Mei 2026 10:08 WIB
Pemerintah Diminta Lebih Serius Perangi Kejahatan Transnasional
Anggota Komisi XIII DPR RI Meity Rahmatia

Lebih lanjut, Meity mengingatkan bahwa keberadaan sindikat transnasional berpotensi menimbulkan citra negatif terhadap Indonesia di mata internasional. Indonesia dapat dianggap sebagai negara yang lemah dalam pengawasan keamanan dan penegakan hukum apabila kasus serupa terus terjadi.

"Sebagai negara yang diperhitungkan di Asia Tenggara, Indonesia tidak boleh mendapat stigma sebagai negara yang rapuh dalam menjaga keamanan. Sindikat seperti ini harus diperangi hingga ke akar-akarnya, termasuk membongkar dalang dari dalam negeri," pungkas legislator asal Sulawesi Selatan itu.

Dikethui, Bareskrim Polri membongkar markas judi online yang beroperasi di Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat, dalam penggerebekan yang dilakukan pada Kamis (7/5/2026). Dalam operasi tersebut, polisi menangkap 320 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam aktivitas perjudian dan kejahatan siber lintas negara. Kasus ini menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Dari ratusan WNA yang diamankan, mayoritas berasal dari Vietnam sebanyak 228 orang. Selain itu, terdapat 57 warga negara China, 13 warga Myanmar, 11 warga Laos, lima warga Thailand, serta masing-masing tiga warga Malaysia dan Kamboja.

Kasus penggerebekan markas judi online tersebut kini masih dalam pengembangan oleh aparat kepolisian. Pemerintah dan aparat penegak hukum didorong untuk memperkuat pengawasan terhadap aktivitas warga asing dan memperketat penindakan terhadap jaringan kejahatan lintas negara yang beroperasi di Indonesia.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru