Selasa, 03 Februari 2026

DPR Minta Polisi Tindak Tegas Penyalahgunaan Sirine dan Strobo

admin - Minggu, 21 September 2025 14:09 WIB
DPR Minta Polisi Tindak Tegas Penyalahgunaan Sirine dan Strobo
Anggota Komisi III DPR RI Hasbiallah Ilyas

JELAJAHNEWS.ID -Anggota Komisi III DPR RI Hasbiallah Ilyas menegaskan penyalahgunaan sirine dan lampu strobo di jalan raya harus menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga mengancam keselamatan publik serta menimbulkan keresahan masyarakat.

"Penggunaan sirine dan strobo sudah ada aturannya. Tidak bisa sembarangan. Hanya kendaraan tertentu yang mendapat prioritas dalam keadaan darurat yang boleh menggunakannya. Polisi harus menindak tegas pengendara yang melanggar," kata Hasbiallah, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (21/9/2025).

Hasbiallah menjelaskan, sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, lampu isyarat dan sirine hanya boleh dipakai oleh ambulans, mobil jenazah, pemadam kebakaran, kendaraan pengawalan, serta kendaraan aparat penegak hukum yang sedang bertugas.

Baca Juga:
"Kalau ada masyarakat biasa, kelompok tertentu, atau bahkan pejabat yang memaksakan diri memakai sirine dan strobo, itu jelas melanggar hukum. Polisi jangan ragu memberikan sanksi, karena aturan ini dibuat demi keselamatan bersama," tegas politisi PKB dari Dapil Jakarta I tersebut.

Ia menilai pembiaran praktik ini berpotensi menumbuhkan budaya arogan di jalan raya. Tidak jarang, manuver pengendara pengguna strobo ilegal justru mengganggu pengendara lain dan memicu kecelakaan.

Untuk itu, Hasbiallah mendorong kepolisian memperketat pengawasan, memperbanyak razia, serta meningkatkan sosialisasi aturan kepada masyarakat. "Kalau masyarakat paham aturan, mereka akan lebih menghargai hak pengguna jalan lain. Tapi kalau tetap melanggar, tentu harus ada penindakan agar memberi efek jera," ujarnya.

Hasbiallah juga mengajak seluruh pengguna jalan untuk menumbuhkan budaya saling menghormati. "Jangan sampai jalan raya jadi panggung arogansi. Jalan adalah milik bersama, kita semua punya hak yang sama untuk menggunakannya dengan tertib dan aman," pungkasnya.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru