DPR Dukung Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong, Soroti Dugaan ‘Klaster Mewah’
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Ombudsman Republik Indonesia (RI) dalam melakukan pengawasa
Politik
JELAJAHNEWS.ID -Anggota Komisi XIII DPR RI, Maruli Siahaan, menekankan pentingnya kejelasan data dan fakta dalam setiap aduan pekerja perempuan bandara, terutama terkait kasus pelecehan seksual. Hal itu disampaikan dalam audiensi dengan Badan Pengurus Federasi Serikat Pekerja Bandara Indonesia (FSPBI) Indonesian Airport Worker Federation di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta, Selasa (26/8/2025).
"Harapan kami ke depan, data terkait dugaan pelecehan seksual harus jelas dan terverifikasi," ujar Maruli.
Menurutnya, kasus pelecehan seksual sudah masuk ranah pidana sehingga harus disertai fakta konkret, identitas korban, serta status laporan hukum. "Kalau sudah namanya pelecehan seksual, itu kan sudah menjadi pidana," tegas Politisi Fraksi Partai Golkar tersebut.
Baca Juga:Maruli menjelaskan, permasalahan di bandara tidak hanya berkaitan dengan Komisi XIII, melainkan juga komisi lain di DPR. Isu perhubungan merupakan mitra Komisi V, Angkasa Pura menjadi mitra Komisi VI, dan masalah ketenagakerjaan termasuk ke Komisi IX.
Namun, ia menekankan bahwa Komisi XIII berperan penting dalam isu kekerasan seksual karena merupakan mitra dari Komnas HAM, Komnas Perempuan, dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). "Jadi maksud kami di sini, fokus pada permasalahan yang berkaitan dengan seksual. Karena mitra Komisi XIII adalah Komnas HAM, Komnas Perempuan, dan LPSK," jelasnya.
Lebih lanjut, Maruli menilai solusi utama bukan menambah regulasi baru, melainkan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan aturan yang sudah ada. "Saya pikir soal hukum ini, aturan-aturan sudah berlaku, tinggal hanya pengawasan," ujarnya.
Ia menambahkan, kejelasan data sangat diperlukan agar Komisi XIII bisa menindaklanjuti perlindungan saksi dan korban bersama lembaga mitra. "Ini mungkin yang perlu disampaikan ke Komisi XIII, sehingga kami dapat menindaklanjuti perlindungan saksi dan korban, termasuk penanganan di Komnas HAM dan Komnas Perempuan," tutupnya.(jn/**)
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Ombudsman Republik Indonesia (RI) dalam melakukan pengawasa
Politik
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Sutarto, menyampaikan keprihatinannya atas berulangnya kasus dugaan keracunan dalam Program Makan Bergizi G
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, menyoroti adanya selisih sekitar Rp10 triliun dalam perencanaan anggaran Program Makan Bergizi
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mempertanyakan efektivitas sistem akreditasi rumah sakit dalam menjamin mutu pelayanan dan keselamatan
Politik
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyerap berbagai masukan dalam rangka penyusunan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2027
Politik
Sebanyak 54 warga Desa Limau Manis dan Desa Medan Sinembah, Kabupaten Deli Serdang, mengajukan gugatan perdata terkait dugaan perbuatan mela
Hukum
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke121 Perumda Tirtanadi Sumatera Utara berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan di Kantor Pusat, J
Daerah
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu, saat menghadiri Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 resmi berak
Ekonomi
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyampaikan keprihatinan atas munculnya sejumlah kasus dugaan keracunan pada penerima manfaat Pr
Politik
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi
Politik