BTN Expo 2026, Awarding BTN Housingpreneur 2025 Lahirkan Inovator Muda Ekosistem Perumahan
BTN Expo 2026 resmi menjadi penutup rangkaian program BTN Housingpreneur 2025. Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon LP
Ekonomi
MEDAN - Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F - PAN), Sudari, meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan bertindak maksimal dalam menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 6 tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan, dengan menindak para pelanggarnya baik yang dilakukan perseorangan maupun perusahaan.
“Sampai saat ini belum terlihat adanya sanksi yang diberikan terhadap pelanggar Perda tersebut. Sebab, masih dijumpai pembuangan sampah sembarangan,” kata Sudari, Sabtu (18/1/2020) malam.
Satpol PP, kata Sudari, harus mendukung program Pemko Medan untuk membuat Medan lebih Cantik yang selalu disampaikan Plt Walikota Medan. “Jngan sampai Kota Medan mendapatkan predikat kota terjorok dari KLHK untuk yang kedua kalinya. Malu kita jadi orang Medan,” kata Sudari mengingatkan.
Selama ini, sebut Wakil Ketua Komisi II ini, Satpol PP lemah dalam mengawal Perda Kota Medan, terutama Perda No. 6 tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan, sehingga membuat sampah banyak menumpuk di sejumlah tempat di Kota Medan.
“Akibat lemahnya Satpol PP dalam bertindak, membuat sampah menumpuk. Sementara sebagian warga masih kurang kesadarannya karena masih ada yang membuang sampah sembarangan, sehingga menutupi saluran drainase dan berdampak menimbulkan banjir,” paparnya.
Padahal, sambung Sudari, dalam Perda yang terdiri dari XXVII Bab dan 37 Pasal itu jelas disebutkan tentang aturannya. Dalam Pasal 32, tambah Sudari, tertera aturan bagi setiap orang atau badan di Kota Medan dilarang membuang sampah sembarangan, menyelenggarakan pengelolaan sampah tanpa seizin Walikota dan menimbun sampah atau pendauran ulang sampah yang berakibat kerusakan lingkungan.
Sedangkan Pasal 35, lanjut Sudari, diatur soal ketentuan pidana, yakni setiap orang yang melanggar ketentuan dipidana kurungan 3 bulan atau denda Rp10 juta. Sedangkan untuk suatu badan yang melanggar ketentuan dipidana kurungan 6 bulan atau denda Rp50 juta.
“Meski sudah ada aturan dan sanksi pidana, namun masih ada saja orang atau badan yang melakukan pelanggaran perda tersebut. Makanya, dibutuhkan aparat Satpol PP dalam mengawal Perda. Satpol PP punya peran dalam penegakan Perda ini. Jangan Perda ini hanya dijadikan sebagai pajangan,” ungkap legislator asal Dapil II ini yang meliputi Kecamatan Medan Deli, Medan Labuhan, Medan Marelan dan Medan Belawan.(Is)
BTN Expo 2026 resmi menjadi penutup rangkaian program BTN Housingpreneur 2025. Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon LP
Ekonomi
Sebuah video rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan aksi pencurian kotak amal di sebuah masjid di Kota Padangsidimpuan viral
Peristiwa
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,9 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun
Daerah
Partai Berkarya tengah dilanda krisis internal serius setelah sebanyak 33 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dari total 38 DPW seIndonesia
Politik
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meminta pemerintah kabupaten dan kota yang terdampak bencana banjir dan longsor agar segera
Daerah
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi menerima kunjungan kerja dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)
Daerah
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meresmikan pembukaan rute penerbangan baru yang menghubungkan Bandar Udara Dr. Ferdinand
Daerah
Insiden meninggalnya seorang pengemudi mobil saat terjebak kemacetan akibat genangan air di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis
Daerah
Kontribusi dividen Bank Kaltimtara terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Timur dinilai menjadi salah sa
Politik
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan pentingnya integrasi menyeluruh antara Kawasan Industri Medan
Daerah