DPR-RI Segera Panggil Polda Sumut dan Polrestabes Medan Terkait Kasus WLG
Peristiwa kematian korban Winda Lorenza Gowasa (35) (WLG) dalam kasus dugaan bunuh diri akibat menembak kepala dengan menggunakan senjata
Hukum
JELAJAHNEWS.ID -Sejumlah warga Kota Medan mengeluhkan tidak dapat menggunakan aplikasi SIBISA (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Secara Online) milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan. Gangguan ini membuat masyarakat kesulitan untuk mengakses layanan administrasi kependudukan secara daring, termasuk pendaftaran dan login pengguna.
Informasi yang dihimpun, pengguna yang mencoba mendaftar atau masuk ke aplikasi sering kali menerima notifikasi kesalahan, bahkan beberapa Nomor Induk Kependudukan (NIK) dinyatakan tidak terdaftar di sistem.
Salah seorang warga, Rizky (32), mengaku sudah mencoba berulang kali mendaftar namun tetap gagal.
Baca Juga:
"Sudah saya coba berkali-kali, tapi aplikasinya selalu error. Katanya NIK saya tidak valid, padahal data saya lengkap dan aktif," ujarnya, Rabu (22/10/2025).
Menariknya, dari temuan beberapa warga, NIK yang tidak bisa digunakan justru diduga berkaitan dengan praktik percaloan. Beberapa pihak mengaku bisa membantu proses pendaftaran atau pengurusan dokumen dengan imbalan tertentu.
Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa diduga ada pihak-pihak yang memanfaatkan gangguan aplikasi untuk mengambil keuntungan pribadi.
Sebelumnya, Selasa (21/10/2025) Kepala Dinas Dukcapil Kota Medan, Baginda P Siregar, menyebutkan bahwa aplikasi SIBISA yang merupakan terobosan mantan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, tidak mengalami masalah dan berjalan normal.
"Layanan SIBISA aktif bang," ujar Baginda.
Bahkan, Baginda sempat menuding NIK yang tidak bisa mendaftar dan masuk(login) ke aplikasi SIBISA berpotensi oknum 'calo'.
Baca Juga:
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tidak menggunakan jasa perantara atau calo dalam mengurus dokumen kependudukan.(jai)
Peristiwa kematian korban Winda Lorenza Gowasa (35) (WLG) dalam kasus dugaan bunuh diri akibat menembak kepala dengan menggunakan senjata
Hukum
Komisi III DPR RI meminta Polda Sumatera Utara dan Polresta Medan mengusut secara tuntas dan transparan kasus meninggalnya Winda Lorenza (35
Politik
Sebuah video yang menampilkan pria yang diduga mirip Anggota DPRD Kota Medan berinisial EAS tengah mengisap perangkat menyerupai rokok elekt
Peristiwa
Anggota Komisi I DPR RI Junico Siahaan meminta pemerintah memperkuat strategi pemberantasan judi daring dengan tidak hanya memblokir situs
Politik
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin menilai penguatan otonomi daerah tidak cukup diwujudkan melalui regulasi, tetapi harus di
Politik
Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi meminta Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengusut secara tuntas penyebab
Politik
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusut secara tuntas dugaan keterlibatan Kepala S
Politik
Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Firman Soebagyo, menilai praktik korupsi di Indonesia telah berada pada ti
Politik
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang viral di Bali, di mana seorang pria yang diduga
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru&039yat, mengusulkan agar pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) Ketenagakerjaan memasukkan ketentuan meng
Politik