Komisi II DPR RI Dorong Sanksi hingga Pidana bagi Pejabat yang Angkat Honorer
Komisi II DPR RI akan mendorong pemberian sanksi tegas bagi pejabat kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah yang masih mengangkat ten
Politik
JELAJAHNEWS.ID - Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Tapanuli Selatan Andes Mar Siregar mendesak Kapolres Tapsel mengungkap kasus dugaan pemerkosaan atau rudapaksa di Tapian Nauli Sio-opat, Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapsel supaya pelaku ditangkap.
"Saya berharap Kapolres Tapsel memerintahkan jajarannya mengungkap dan menangkap pelaku kasus bejat dugaan pemerkosaan gadis berusia 20 tahun ini," kata Andes Mar Siregar kepada JELAJAHNEWS.ID, Sabtu (3/11/2022) via WhatsApp.
Politisi partai berlambang pohon Beringin ini menyampaikan hal tersebut sebagai bentuk dukungan kepada Kepolisian Resor (Polres) Tapsel karena sampai saat ini pelaku belum ditangkap.
Pemerkosaan ini dilaporkan ke Polres Tapsel dengan nomor : STTLP/B/390/X/2022/SPKT/Polres Tapanuli Selatan/Poda Sumatera Utara, tertanggal 8 Oktober 2022 pukul 22.22 WIB. Pelapor Atri Nasution.
Kasus pemerkosaan yang dialami gadis berusia 20 tahun ini dilaporkan oleh masyarakat yang diduga dilakukan oleh ayah kandung inisial SUR (45) dan paman korban inisial SAB (50).
Wakil rakyat ini juga menegaskan bahwa laporan masyarakat itu sudah memasuki bulan kedua dan sampai saat ini pelaku pun tak kunjung ditangkap.
Karenanya ia berharap kepada Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni agar secepatnya memerintahkan jajarannya supaya pelaku bejat yang menimpa gadis berusia 20 tahun ini cepat terungkap.
Dalam kesempatan itu, Andes Mar Siregar juga menyampaikan kasus tersebut merupakan kejahatan yang sangat serius, apa lagi sampai menimpa gadis yang keterbelakangan mental.
“Singa saja tidak mau memakan anaknya, sifat manusia seperti itu sangat rendah sekali dibawah binatang, kasus yang seperti ini perlu dibuat hukuman yang seberat-beratnya agar kejadian serupa tidak terulang lagi," ujatnya geram.
Disamping itu kata Andes aparat penegak hukum (APH) harus memastikan tidak ada ruang sekecil apa pun bagi mereka yang melakukan kejahatan bejat seperti ini, terlebih berpikir bisa lolos dari jerat hukum setelah melakukannya.
Andes Mar meminta polisi transparan dan bekerja profesional dalam mengusut tuntas dugaan pemerkosaan gadis yang memiliki keterbelakangan mental di Kelurahaan Tapian Nauli Siopat-opat Tapsel.
“Bila kasus ini sudah di proses, saya harap penyelidikan dilakukan secara profesional. Semua pihak harus serius menyelesaikan seterang-terangnya,” kata anggota DPRD dari Fraksi berlambang pohon beringin ini.
Terkait humor yang beredar oknum Kepling Kelurahan Tapian Nauli Siopat-opat Tapsel mengambil kesempatan dalam kasus penerkosaan ini dengan dugaan mengatasnamakan insitusi Polri supaya di beri tindakan tegas agar kepercayaan publik terhadap kepolisian akan bertambah menguat.
Kata Andes Mar Siregar aparat kepolisian harus bisa memberi keadilan yang seadil-adilnya kepada semua pihak.
"Dengan cara demikian barulah rasa keadilan di masyarakat bisa dipulihkan termasuk kepercayaan publik terhadap kepolisian," ungkapnya.
Wakil rakyat yang murah senyum ini juga menyoroti kinerja Camat Angkola Selatan dan Lurah setempat.
Kepada pejabat pemerintahan daerah seperti Camat Angkola Selatan dan Lurah disana, Andes sangat menyesalkan atas kurangnya respon mereka mengenai kasus pemerkosaan yang dialami warganya.
"Seharusnya juga ikut mendukung dan mendampingi warganya untuk melaporkan kasus bejat yang terjadi diwilayahnya," tegasnya.
Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, Gadis berusia 20 tahun di Kelurahan Tapian Nauli Siopat-opat Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan diduga diperkosa ayah kandung inisial SUR (45) dan pamannya inisial SAB (50). Kedua terduga pelaku belum ditangkap polisi.
Diketahui kasus pemerkosaan terhadap gadis berusia 20 tahun di Kelurahan Tapian Nauli Siopat-opat Tapsel kembali ramai dibicarakan publik setelah ada pemberitaan yang mendalami keterangan tetangga korban. (JN-Irul)
Komisi II DPR RI akan mendorong pemberian sanksi tegas bagi pejabat kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah yang masih mengangkat ten
Politik
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara menggelar sosialisasi layanan dan tarif air minum kepada masyarakat
Ekonomi
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meluncurkan layanan Bus Rapid Transit (BRT) MedanBinjaiDeli Serdang atau Mebidang di
Daerah
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menegaskan pentingnya menanamkan budaya menabung dan literasi keuangan sejak usia dini se
Daerah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperluas dukungan untuk ekosistem transaksi di lingkungan perguruan tinggi melalui pelun
Ekonomi
Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui perluasan akses air minum yang sehat, aman,
Ekonomi
Komisi III DPR RI memastikan akan mengawal proses pengungkapan kasus kematian mantan istri anggota Polri berinisial WL di Medan, Sumatera
Hukum
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas peran di Kota Padang, Sumatera Barat. Tidak hanya mengandalkan bisnis pembiayaan peru
Ekonomi
Peristiwa kematian korban Winda Lorenza Gowasa (35) (WLG) dalam kasus dugaan bunuh diri akibat menembak kepala dengan menggunakan senjata
Hukum
Komisi III DPR RI meminta Polda Sumatera Utara dan Polresta Medan mengusut secara tuntas dan transparan kasus meninggalnya Winda Lorenza (35
Politik