Senin, 02 Februari 2026

Kemhan Sampaikan Duka Cita atas Ledakan Pemusnahan Amunisi di Garut, 13 Tewas

editor - Senin, 12 Mei 2025 13:52 WIB
Kemhan Sampaikan Duka Cita atas Ledakan Pemusnahan Amunisi di Garut, 13 Tewas
JELAJAHNEWS.ID - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyampaikan duka cita mendalam atas insiden tragis ledakan saat pemusnahan amunisi kadaluarsa di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (12/5/2025). Peristiwa ini menewaskan 13 orang, terdiri dari prajurit TNI dan warga sipil.

“Menteri Pertahanan RI menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas gugurnya sejumlah prajurit TNI dan meninggalnya warga sipil dalam insiden ledakan pemusnahan amunisi di Garut hari ini,” ujar Kepala Biro Humas Kemhan, Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang, dalam keterangan pers, Senin (12/5/2025).


Brigjen Frega juga meminta publik bersabar menanti hasil penyelidikan resmi. "Saat ini investigasi masih berlangsung. Semua prosedur keamanan tetap menjadi acuan utama dalam penanganan insiden ini," jelasnya.


Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi mengonfirmasi jumlah korban. "Sebanyak 13 orang meninggal dunia, terdiri dari 4 prajurit TNI Angkatan Darat dan 9 warga sipil," ungkapnya.


Peristiwa ledakan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB saat kegiatan pemusnahan amunisi usang oleh TNI di area yang telah ditetapkan. Namun, menurut laporan Unit Intel Kodim 0611/Garut, sejumlah warga dilaporkan mendekat ke lokasi dan mencoba mengambil sisa amunisi yang belum sempat meledak.


"Semua korban telah dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk untuk keperluan otopsi dan penanganan lebih lanjut," ujar Kristomei.


Ia menambahkan, aparat gabungan saat ini telah mengamankan dan mensterilkan lokasi kejadian guna mengantisipasi kemungkinan ledakan susulan. “Kami terus melakukan koordinasi lintas instansi dan memastikan lokasi dalam kondisi aman,” tegasnya.(jn/**)

Editor
: editor
Sumber
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru