Ngaku Bingung, Nadiem : Tuntutan Saya Lebih Besar Dari Pembunuh?
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, mengaku bingung dan terkejut setelah Jaksa Penuntut Umum
Hukum
MEDAN - Akhirnya Polisi berhasil mengamankan Rizky Wahyudi Sirait (23) tersangka kasus pembunuhan Ramdhani (35) yang sempat lari,usai melakukan perbuatannya, diamankan petugas di Batubara dan dipaparkan di Mapolrestabes Medan, Jumat(29/05/20) sore.
Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji bersama Kasat Reskrim AKBP Ronny Nicholas Sidabutar memaparkan, bahwa tersangka warga Jalan Eka Surya, Gang Eka Kencana, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor itu masih merupakan keponakan korban (Ramdhani).
\" Jadi tak sampai 1x24 jam, tersangka dibekuk di Batubara Jumat dinihari. Sedangkan motif pembunuhan masalah perbaikan becak, ada ketersinggungan. Tersangka pemilik bengkel,\" ungkap Wakapolrestabes.
Ia mengatakan, dari tangan tersangka polisi turut mengamankan barang bukti 1 pisau dapur, 1 kayu balok, pakaian dan lapis jok sepedamotor.
\" Akibat perbuatannya tersangka kita jerat dengan pasal 338 subs pasal 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara,\" sebutnya.
Kronologis kejadian, menurutnya, diawali soal memperbaiki kendaraan becak motor korban. Dimana seiring berjalan waktu hasil perbaikan tersebut masih kurang sempurna. Lalu korban mendatangi dan (meminta) dilakukan perbaikan ulang becak motornya itu kepada tersangka.
\" Korban datang ke rumah tersangka dan komplain dengan kondisi becaknya yang ternyata membuat tersangka tersinggung. Duel antara paman dan keponakan ini pun tak terhindarkan.
Korban membawa balok dan pelaku membawa senjata tajam terjadi perkelahian hingga korban ditusuk sajam,\" ujarnya.
Akibat tusukan tersangka, korban terjatuh. Dan tersangka masih sempat membawa pamannya itu ke rumah sakit namun nyawa pamannya yang tinggal di Jalan Karya Jaya, Gangg Eka Lembah tersebut tidak dapat tertolong.
\" Setelah mengetahui korban meninggal tersangka pulang ke rumah mengambil anak istri dan kabur ke Batubara mengendarai sepedamotor,\" pungkasnya.(Jai)
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, mengaku bingung dan terkejut setelah Jaksa Penuntut Umum
Hukum
Anggota Komisi XIII DPR RI Meity Rahmatia meminta pemerintah mengambil langkah tegas dan terkoordinasi untuk memberantas sindikat kejahatan
Politik
Polemik pembubaran kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi Kolonialisme di Zaman Kita di sejumlah kampus dan kafe menuai
Hukum
Komisi X DPR RI mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan data kepada Badan Pusat Statistik (BPS) dalam pelaksanaan survei ekonomi
Politik
Panitia Kerja (Panja) Rancangan UndangUndang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI) di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI melanjutkan
Politik
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mempercepat program peningkatan
Daerah
Status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Rasyid Ridho alias Cek Rasyid dalam perkara penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal
Hukum
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menegaskan bahwa tidak ada satu pun warga negara yang kebal hukum dalam kasus dugaan tindakan rasis,
Politik
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara, Prof. H. Saiful Anwar Matondang, membenarkan dirinya dipanggil
Hukum
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Tiga penandatanganan nota kes
Ekonomi