"Mayoritas penduduk adalah petani. Ada juga perajin yang jumlahnya lebih dari enam ribu orang. Mereka sangat membutuhkan akses pembiayaan seperti ini," jelas politisi Fraksi Partai Gerindra itu.
Selain itu, perhatian khusus juga diberikan kepada masyarakat terdampak bencana. Bambang menilai kebijakan pembiayaan yang lebih fleksibel dapat membantu pemulihan ekonomi warga yang usahanya sempat terganggu.
"Terutama yang terdampak bencana, program ini menjadi salah satu solusi untuk membantu mereka bangkit kembali. Ini langkah yang sangat baik dan harus dimanfaatkan masyarakat," tuturnya.(**)