Selasa, 17 Februari 2026

Makna “Hua Kai Fu Gui” Hidupkan Tradisi Bunga saat Imlek

admin - Senin, 16 Februari 2026 19:46 WIB
Makna “Hua Kai Fu Gui” Hidupkan Tradisi Bunga saat Imlek
Aroma segar bunga yang berjajar rapi di lapak-lapak pedagang, di sepanjang Jalan Juanda, Kota Pekanbaru.(Foto:mcri)

JELAJAHNEWS.ID -Tradisi merangkai bunga kembali menghidupkan suasana perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Pekanbaru. Di sepanjang Jalan Juanda, deretan bunga segar berwarna-warni menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat Tionghoa yang bersiap menyambut tahun yang penuh doa dan keberuntungan.

Bagi warga Tionghoa, bunga bukan sekadar dekorasi. Filosofi "hua kai fu gui" yang berarti hidup mekar seperti bunga dan membawa kemakmuran, menjadi makna yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Apin, warga Tionghoa Pekanbaru, mengatakan keluarganya selalu menghadirkan rangkaian bunga di rumah saat Imlek.

"Bunga bagi kami adalah lambang hoki. 'Hua kai fu gui' itu doa supaya hidup berkembang, rezeki bertambah, dan keluarga diberkahi," ujarnya.

Ia menambahkan, bunga juga sering dijadikan hadiah untuk keluarga dan kerabat sebagai simbol doa dan perhatian.

Tradisi tersebut membawa dampak positif bagi pedagang bunga di Jalan Juanda. Riana, salah satu pedagang, mengaku penjualan meningkat signifikan menjelang Imlek.

"Pembeli memang lebih ramai dari hari biasa. Paling banyak dicari itu bunga krisan," kata Riana, Senin (16/2/2026).

Untuk memenuhi permintaan, ia membuka lapak sejak pagi hingga pukul 20.00 WIB. Beragam bunga dijual dengan harga bervariasi, mulai Rp15.000 per tangkai untuk krisan dan sedap malam, hingga Rp35.000 per tangkai untuk mawar.

Seluruh bunga didatangkan langsung dari Berastagi, Sumatra Utara, sehingga kualitas kesegaran tetap terjaga.

"Kami pastikan bunganya segar karena langsung dari Berastagi. Kalau mau dibuat buket juga bisa kami rangkaikan," jelasnya.

Meningkatnya aktivitas jual beli menjelang Imlek menunjukkan bagaimana tradisi budaya turut menggerakkan roda perekonomian lokal. Jalan Juanda pun menjadi salah satu titik yang setiap tahun menghadirkan semarak warna dan harapan, mempertemukan nilai budaya, spiritualitas, dan keberkahan usaha dalam satu momentum perayaan.(jn/**)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru