GEMES 2026 Telan Rp2,5 Miliar, Publik Soroti Minim Inovasi dan Aroma Dugaan Korupsi
Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 yang digagas Dinas Pariwisata Kota Medan di Lapangan Merdeka, Sabtu (27/6/2026) malam
Peristiwa
Penandatanganan dilakukan di Menara BTN 1 Jakarta, Kamis (5/6/2025), bersama pemegang saham BVIS, yakni PT Victoria Investama Tbk dan PT Bank Victoria International Tbk.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyebut aksi ini sebagai langkah strategis sesuai ketentuan regulator, khususnya POJK No. 12 Tahun 2023 dan UU PPSK No. 4 Tahun 2023, yang mewajibkan spin-off bila aset UUS mencapai Rp50 triliun. Per akhir 2023, aset BTN Syariah telah menembus Rp54,28 triliun.
"Spin-off ditargetkan rampung Oktober–November 2025. Kami sudah mendapat restu dari Presiden dan Menteri BUMN, dan menargetkan bank baru ini menjadi syariah terbesar kedua dengan operasional yang efisien dan inklusif,” kata Nixon.
BTN akan mengintegrasikan BVIS ke dalam BTN Syariah, membentuk bank syariah baru kategori BUKU 2, dengan modal kuat dan CAR 18–19%. Nilai akuisisi diperkirakan Rp1,5 triliun, setara 1,4–1,5 kali nilai buku BVIS.
Nama resmi bank syariah baru akan diumumkan usai RUPS dan proses perubahan anggaran dasar, dengan penetapan akhir oleh Presiden Prabowo Subianto. BTN menilai akuisisi BVIS sebagai jalur tercepat dibanding membangun bank baru dari awal.
Direktur Utama Victoria Investama, Aldo Jusuf Tjahaja, menyambut baik langkah ini. "BVIS di bawah BTN akan tumbuh menjadi pemain utama dalam ekosistem perbankan syariah nasional," katanya.
Bank Syariah Digital Berbasis Perumahan
BTN merancang BTN Syariah sebagai bank syariah digital dengan fokus utama di sektor perumahan dan consumer banking. Dengan integrasi SDM, teknologi, dan tata kelola, bank baru ini akan mengedepankan digitalisasi layanan syariah.
“Core business tetap di pembiayaan perumahan, tapi semua proses akan digital. Kami bahkan akan merekrut banyak talenta IT untuk memperkuat digital sharia banking,” ujar Nixon.
Sementara itu, Direktur Risk Management BTN, Setiyo Wibowo, menambahkan bahwa BTN Syariah akan menyasar dua segmen utama: kelompok masyarakat syariah konformis dan konservatif, yang memiliki loyalitas tinggi terhadap sistem keuangan syariah.
"Dengan dukungan teknologi digital, kami ingin menjangkau segmen ini secara optimal,” jelasnya.
BTN menargetkan peresmian dan operasional bank syariah baru sebelum akhir 2025, menciptakan pesaing kuat dalam industri perbankan syariah nasional.(jn/**)
Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 yang digagas Dinas Pariwisata Kota Medan di Lapangan Merdeka, Sabtu (27/6/2026) malam
Peristiwa
Pagi itu, udara di kawasan Danau Toba masih terasa sejuk. Deretan pepohonan yang tumbuh di lereng perbukitan menjadi benteng alami
Ragam
Lionel Messi kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu legenda terbesar sepak bola dunia. Kapten Timnas Argentina itu kini telah mengo
Olahraga
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran
Politik
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia harus memberikan
Ekonomi
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Saan Mustopa, menegaskan bahwa DPR RI akan menindaklanjuti
Politik
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa penyempurnaan regulasi ketenagakerjaan harus melibatkan seluruh p
Ekonomi
Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, menegaskan bahwa penyelesaian persoalan yang dihadapi dokter muda peserta Uji Kompetensi
Politik
Aksi demonstrasi mahasiswa di Kantor DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (17/6/2026), berujung ricuh setelah massa terlibat bentrokan dengan
Peristiwa
Seorang warga lanjut usia bernama Jumarimba Boangmanalu mengaku belum menerima pelunasan pembayaran atas penjualan lahan dan rumah miliknya
Peristiwa