Rabu, 30 September 2026

Bobby Dorong Olahraga Sumut Jadi Industri Berdaya Saing

admin - Selasa, 11 Agustus 2026 11:04 WIB
Bobby Dorong Olahraga Sumut Jadi Industri Berdaya Saing
Bobby saat memimpin rapat bersama Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap dan sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (11/8/2026).

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong olahraga di Sumut bertransformasi menjadi industri yang mandiri, profesional, dan berdaya saing. Pengelolaan fasilitas olahraga pasca-PON 2024 menjadi salah satu langkah yang disiapkan untuk mewujudkan target tersebut.

Hal itu disampaikan Bobby saat memimpin rapat bersama Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap dan sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (11/8/2026). Rapat tersebut membahas rencana strategis pengelolaan dan pengembangan olahraga sebagai industri.

Bobby mengatakan olahraga memiliki potensi ekonomi besar karena diminati masyarakat, baik sebagai aktivitas maupun tontonan. Menurutnya, potensi tersebut perlu dikelola agar dapat memberikan pemasukan sekaligus mendukung pembinaan atlet.

Baca Juga:
"Banyak orang yang mau melihat (menonton), dan banyak juga yang mau bermain, terutama seluruh atlet. Tetapi bagaimana agar banyak juga yang berkontribusi memajukan olahraga. Caranya adalah, bagaimana bidang ini bisa menghasilkan pemasukan. Tentu dengan bertransformasi ke industri. Dan ini harus kita mulai dari diri sendiri, pemerintah provinsi," ujar Bobby.

Sumut kini memiliki sejumlah fasilitas olahraga yang memadai setelah menjadi salah satu tuan rumah PON 2024. Di antaranya Stadion Utama, Stadion Madya, serta berbagai fasilitas olahraga di kawasan Pusat Olahraga Desa Sena, Deli Serdang. Fasilitas lainnya juga terdapat di kawasan Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut, Jalan William Iskandar, Medan.

Bobby menilai keberadaan fasilitas tersebut harus dibarengi dengan pengelolaan dan pemanfaatan yang maksimal. Kegiatan olahraga diharapkan tidak hanya menghasilkan pemasukan, tetapi juga meningkatkan partisipasi masyarakat dan kualitas atlet.

"Tentu ini merupakan satu langkah yang bagus, di mana setiap kegiatan yang berlangsung mendatangkan keuntungan dan pemasukan bagi daerah. Tetapi ada hal yang lebih besar, bagaimana kita menjadikan olahraga ini ke depannya bisa disenangi, bisa dinikmati, selain bisa menghasilkan," jelasnya.

Halaman:
Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru