DPR-RI Segera Panggil Polda Sumut dan Polrestabes Medan Terkait Kasus WLG
Peristiwa kematian korban Winda Lorenza Gowasa (35) (WLG) dalam kasus dugaan bunuh diri akibat menembak kepala dengan menggunakan senjata
Hukum
JELAJAHNEWS.ID -Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya membuka Jambore Daerah (Jamda) XI Gerakan Pramuka Sumut 2026 di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Rabu (8/7/2026).
Jambore yang diikuti ribuan Pramuka Penggalang tersebut diharapkan menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong, kepemimpinan, dan kepedulian sosial agar mampu menjadi teladan serta pembawa solusi di tengah masyarakat.
Surya yang juga Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Sumut mengatakan, Jambore bukan sekadar kegiatan berkemah dan berkumpul. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran untuk menempa diri menjadi pribadi yang lebih baik di tengah tantangan global.
Baca Juga:"Manfaatkanlah setiap kegiatan selama Jambore ini untuk menambah pengalaman, memperluas persahabatan, mengembangkan kreativitas, melatih kepemimpinan dan membangun semangat gotong royong. Jadilah teladan di sekolah, keluarga dan masyarakat. Jadilah generasi yang membawa solusi, bukan sekadar menjadi penonton perubahan zaman," ujar Surya.
Menurutnya, generasi muda saat ini dituntut memiliki kecerdasan intelektual, karakter kuat, kemampuan berkolaborasi, adaptif terhadap perubahan, serta tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila.
Surya menegaskan Pemprov Sumut akan terus memberikan dukungan terhadap program pembinaan generasi muda, termasuk melalui Gerakan Pramuka. Ia menilai investasi terbaik bagi daerah adalah membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, sehat, cerdas, dan memiliki kepedulian sosial.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kesehatan, disiplin mengikuti rangkaian kegiatan, menjaga kebersihan lingkungan perkemahan, serta mematuhi arahan pembina dan panitia.
"Jadikan Jambore ini sebagai pengalaman yang berharga untuk membentuk pribadi yang semakin baik," pungkasnya sebelum menyematkan tanda peserta Jamda Sumut 2026.
Jambore Jadi Ruang Pembelajaran Kehidupan
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Bachtiar Utomo mengatakan Jambore bukan sekadar perkemahan besar yang dilaksanakan setiap lima tahun.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan ruang pembelajaran kehidupan bagi Pramuka Penggalang berusia 11 hingga 15 tahun. Di dalamnya, peserta belajar membangun persahabatan, kepemimpinan, karakter, sekaligus mempersiapkan masa depan.
"Di sinilah persahabatan dibangun, kepemimpinan dilatih, karakter ditempa dan cita-cita masa depan mulai dipersiapkan," katanya.
Bachtiar memberikan apresiasi kepada Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut yang dinilai telah mempersiapkan Jamda dengan baik. Ia juga menyoroti pelaksanaan Jamda XI Sumut 2026 yang untuk pertama kalinya di Indonesia tidak memungut biaya kepada peserta.
Menurut Bachtiar, generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi tanpa batas.
"Tantangan mereka mulai dari krisis keteladanan, degradasi nilai, polarisasi sosial hingga berbagai persoalan yang dapat memengaruhi karakter dan daya juang mereka. Salah satu sebabnya adalah pengaruh narkoba," ujarnya.
Ia berharap para orang tua dan senior terus memberikan ruang bagi anggota Pramuka untuk berkembang menjadi generasi yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Diikuti 5.575 Peserta
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut Dikky Anugerah Panjaitan dalam laporannya menyampaikan Jamda XI Sumut 2026 diikuti sebanyak 5.575 orang.
Jumlah tersebut terdiri atas 3.650 peserta Penggalang, 250 pembina pendamping, 50 pimpinan kontingen, 265 panitia penyelenggara, serta 50 peserta pendukung. Kegiatan juga dihadiri para undangan, masyarakat, pelaku usaha mikro, dan ribuan pengunjung.
"Ini merupakan kegiatan terbesar di Sumatera Utara yang memobilisasi ribuan peserta dalam satu kawasan. Seluruh aspek, baik keamanan, kesehatan, transportasi maupun manajemen risiko telah dipersiapkan secara terpadu," ujar Dikky.
Ia menambahkan, Jamda XI Sumut 2026 juga menjadi momentum bersejarah karena seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan tanpa dipungut biaya.
Jambore Daerah XI Sumut 2026 berlangsung pada 8–12 Juli 2026. Selama kegiatan, para peserta mengikuti berbagai aktivitas kepramukaan, sekaligus menampilkan beragam kreativitas dan pertunjukan seni.
Peristiwa kematian korban Winda Lorenza Gowasa (35) (WLG) dalam kasus dugaan bunuh diri akibat menembak kepala dengan menggunakan senjata
Hukum
Komisi III DPR RI meminta Polda Sumatera Utara dan Polresta Medan mengusut secara tuntas dan transparan kasus meninggalnya Winda Lorenza (35
Politik
Sebuah video yang menampilkan pria yang diduga mirip Anggota DPRD Kota Medan berinisial EAS tengah mengisap perangkat menyerupai rokok elekt
Peristiwa
Anggota Komisi I DPR RI Junico Siahaan meminta pemerintah memperkuat strategi pemberantasan judi daring dengan tidak hanya memblokir situs
Politik
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin menilai penguatan otonomi daerah tidak cukup diwujudkan melalui regulasi, tetapi harus di
Politik
Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi meminta Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengusut secara tuntas penyebab
Politik
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusut secara tuntas dugaan keterlibatan Kepala S
Politik
Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Firman Soebagyo, menilai praktik korupsi di Indonesia telah berada pada ti
Politik
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang viral di Bali, di mana seorang pria yang diduga
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru&039yat, mengusulkan agar pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) Ketenagakerjaan memasukkan ketentuan meng
Politik