Senin, 10 Agustus 2026

Wagub Surya Buka Jamda XI Pramuka Sumut, Dorong Generasi Muda Jadi Pembawa Solusi

admin - Rabu, 08 Juli 2026 12:13 WIB
Wagub Surya Buka Jamda XI Pramuka Sumut, Dorong Generasi Muda Jadi Pembawa Solusi
Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya membuka Jambore Daerah (Jamda) XI Gerakan Pramuka Sumut 2026 di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Rabu (8/7/2026).

JELAJAHNEWS.ID -Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya membuka Jambore Daerah (Jamda) XI Gerakan Pramuka Sumut 2026 di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Rabu (8/7/2026).

Jambore yang diikuti ribuan Pramuka Penggalang tersebut diharapkan menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong, kepemimpinan, dan kepedulian sosial agar mampu menjadi teladan serta pembawa solusi di tengah masyarakat.

Surya yang juga Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Sumut mengatakan, Jambore bukan sekadar kegiatan berkemah dan berkumpul. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran untuk menempa diri menjadi pribadi yang lebih baik di tengah tantangan global.

Baca Juga:
"Manfaatkanlah setiap kegiatan selama Jambore ini untuk menambah pengalaman, memperluas persahabatan, mengembangkan kreativitas, melatih kepemimpinan dan membangun semangat gotong royong. Jadilah teladan di sekolah, keluarga dan masyarakat. Jadilah generasi yang membawa solusi, bukan sekadar menjadi penonton perubahan zaman," ujar Surya.

Menurutnya, generasi muda saat ini dituntut memiliki kecerdasan intelektual, karakter kuat, kemampuan berkolaborasi, adaptif terhadap perubahan, serta tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila.

Surya menegaskan Pemprov Sumut akan terus memberikan dukungan terhadap program pembinaan generasi muda, termasuk melalui Gerakan Pramuka. Ia menilai investasi terbaik bagi daerah adalah membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, sehat, cerdas, dan memiliki kepedulian sosial.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kesehatan, disiplin mengikuti rangkaian kegiatan, menjaga kebersihan lingkungan perkemahan, serta mematuhi arahan pembina dan panitia.

"Jadikan Jambore ini sebagai pengalaman yang berharga untuk membentuk pribadi yang semakin baik," pungkasnya sebelum menyematkan tanda peserta Jamda Sumut 2026.

Jambore Jadi Ruang Pembelajaran Kehidupan

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Bachtiar Utomo mengatakan Jambore bukan sekadar perkemahan besar yang dilaksanakan setiap lima tahun.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan ruang pembelajaran kehidupan bagi Pramuka Penggalang berusia 11 hingga 15 tahun. Di dalamnya, peserta belajar membangun persahabatan, kepemimpinan, karakter, sekaligus mempersiapkan masa depan.

"Di sinilah persahabatan dibangun, kepemimpinan dilatih, karakter ditempa dan cita-cita masa depan mulai dipersiapkan," katanya.

Bachtiar memberikan apresiasi kepada Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut yang dinilai telah mempersiapkan Jamda dengan baik. Ia juga menyoroti pelaksanaan Jamda XI Sumut 2026 yang untuk pertama kalinya di Indonesia tidak memungut biaya kepada peserta.

Menurut Bachtiar, generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi tanpa batas.

"Tantangan mereka mulai dari krisis keteladanan, degradasi nilai, polarisasi sosial hingga berbagai persoalan yang dapat memengaruhi karakter dan daya juang mereka. Salah satu sebabnya adalah pengaruh narkoba," ujarnya.

Ia berharap para orang tua dan senior terus memberikan ruang bagi anggota Pramuka untuk berkembang menjadi generasi yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Diikuti 5.575 Peserta

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut Dikky Anugerah Panjaitan dalam laporannya menyampaikan Jamda XI Sumut 2026 diikuti sebanyak 5.575 orang.

Jumlah tersebut terdiri atas 3.650 peserta Penggalang, 250 pembina pendamping, 50 pimpinan kontingen, 265 panitia penyelenggara, serta 50 peserta pendukung. Kegiatan juga dihadiri para undangan, masyarakat, pelaku usaha mikro, dan ribuan pengunjung.

"Ini merupakan kegiatan terbesar di Sumatera Utara yang memobilisasi ribuan peserta dalam satu kawasan. Seluruh aspek, baik keamanan, kesehatan, transportasi maupun manajemen risiko telah dipersiapkan secara terpadu," ujar Dikky.

Ia menambahkan, Jamda XI Sumut 2026 juga menjadi momentum bersejarah karena seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan tanpa dipungut biaya.

Jambore Daerah XI Sumut 2026 berlangsung pada 8–12 Juli 2026. Selama kegiatan, para peserta mengikuti berbagai aktivitas kepramukaan, sekaligus menampilkan beragam kreativitas dan pertunjukan seni.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru