Senin, 10 Agustus 2026

Bobby Nasution Ajak Dubes Prancis Jelajahi Situs Megalitik Nias Selatan

admin - Jumat, 17 Juli 2026 11:50 WIB
Bobby Nasution Ajak Dubes Prancis Jelajahi Situs Megalitik Nias Selatan
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, mengunjungi dua situs megalitik bersejarah di Kabupaten Nias Selatan (Nisel), yakni Bawomataluo dan Tetegewo, Jumat (17/7/2026).

JELAJAHNEWS.ID -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, mengunjungi dua situs megalitik bersejarah di Kabupaten Nias Selatan (Nisel), yakni Bawomataluo dan Tetegewo, Jumat (17/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan sejarah, budaya, dan potensi pariwisata Kepulauan Nias kepada dunia internasional.

Situs Megalitik Bawomataluo diperkirakan berusia sekitar 300 tahun, sedangkan Situs Megalitik Tetegewo diperkirakan telah berusia sekitar 5.000 tahun. Keunikan kedua situs tersebut, ditambah kekayaan tradisi dan budaya masyarakat Nias, membuat Fabien Penone terkesan.

Baca Juga:
"Luar biasa, setelah saya melihatnya, ini sangat menarik dan saya rasa kita bisa memperkuat kerja sama pariwisata karena ini sangat menarik terutama bagi ilmuwan, apalagi kita ada kerja sama dengan universitas di Medan," ujar Fabien Penone setelah mengunjungi Situs Megalitik Bawomataluo.

Dorong Pariwisata Nias ke Dunia Internasional

Bobby Nasution menjelaskan, pertemuannya dengan Dubes Prancis awalnya direncanakan berlangsung di Medan. Namun, karena dirinya sedang menjalankan agenda berkantor di Kepulauan Nias, Fabien Penone tertarik datang langsung untuk melihat berbagai kekayaan budaya dan situs sejarah yang terdapat di wilayah tersebut.

"Awalnya mau ketemu di Medan, tetapi kita sedang berkantor di Nias. Setelah kita perlihatkan keindahan Nias, adat budaya, situs Tetegewo dan Bawomataluo, beliau sangat tertarik dan datang ke sini," kata Bobby Nasution didampingi Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu.

Menurut Bobby, Kepulauan Nias memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, mulai dari wisata budaya, sejarah, hingga keindahan alam. Potensi tersebut perlu diperkenalkan secara lebih luas agar mampu menarik wisatawan mancanegara sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

Bobby berharap kunjungan Dubes Prancis dapat menjadi pintu masuk untuk meningkatkan jumlah wisatawan asal Prancis ke Kepulauan Nias.

"Kita tentu berharap kunjungan wisatawan asing khususnya asal Prancis semakin meningkat setelah kunjungan ini, apalagi saat ini Indonesia dan Prancis sedang memperkuat kerja sama termasuk kerja sama bidang budaya," ungkap Bobby.

Disambut Prosesi Adat Nias

Selama berada di Bawomataluo, Bobby Nasution dan Fabien Penone mendapatkan sambutan melalui tarian tradisional serta prosesi adat khas Nias Selatan.

Keduanya juga menyaksikan secara langsung tarian perang, mendengarkan penjelasan mengenai sejarah Desa Bawomataluo, serta melihat tradisi lompat batu yang selama ini menjadi salah satu ikon budaya masyarakat Nias.

Kunjungan tersebut sekaligus memperlihatkan kekayaan budaya Nias yang masih dipertahankan masyarakat secara turun-temurun.

Bagi Fabien Penone, perpaduan antara situs megalitik, tradisi adat, dan kehidupan masyarakat Nias memiliki daya tarik tersendiri. Selain menjadi destinasi wisata, kekayaan sejarah tersebut juga dinilai memiliki nilai penting bagi pengembangan penelitian dan kerja sama akademik.

Kunjungan Dubes Prancis tersebut merupakan bagian dari rangkaian hari ketiga Bobby Nasution berkantor di Kepulauan Nias.

Setelah agenda kunjungan situs megalitik, Bobby dijadwalkan melanjutkan kegiatan dengan meninjau panti jompo serta sejumlah ruas jalan di Kabupaten Nias Selatan dan Nias Barat.

Melalui pengenalan situs Bawomataluo dan Tetegewo kepada mitra internasional, Pemprov Sumut berharap Kepulauan Nias semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata sejarah dan budaya unggulan Indonesia sekaligus membuka peluang kerja sama internasional yang lebih luas.(jns)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru