DPR-RI Segera Panggil Polda Sumut dan Polrestabes Medan Terkait Kasus WLG
Peristiwa kematian korban Winda Lorenza Gowasa (35) (WLG) dalam kasus dugaan bunuh diri akibat menembak kepala dengan menggunakan senjata
Hukum
JELAJAHNEWS.ID -Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya membagikan pengalaman serta nilai-nilai kepemimpinan kepada para Taruna Akademi Militer (Akmil) dan Akademi Angkatan Laut (AAL). Dalam kesempatan tersebut, Surya menekankan bahwa integritas, kejujuran, dan kerendahan hati merupakan fondasi utama yang harus dimiliki seorang pemimpin.
Pesan tersebut disampaikan Surya saat menerima audiensi para taruna di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (20/7/2026).
Di hadapan para calon perwira TNI tersebut, Surya menegaskan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak semata-mata ditentukan oleh jabatan, kekuasaan, maupun materi. Menurutnya, kualitas kepemimpinan justru dibangun dari karakter dan integritas yang melekat dalam diri seseorang.
Baca Juga:"Integritas itu adalah keselarasan. Apa yang ada di dalam hati dan ucapan harus sama dengan apa yang dilakukan. Jangan berbeda," ujar Surya.
Surya menjelaskan, seorang pemimpin harus mampu menjaga kesesuaian antara perkataan dan perbuatan. Baginya, kepercayaan merupakan modal penting dalam menjalankan amanah kepemimpinan.
Dalam kesempatan itu, Surya juga menceritakan perjalanan hidup dan kariernya yang dimulai dari profesi sebagai guru. Perjalanan tersebut kemudian berlanjut hingga menjadi anggota DPR, Ketua DPR, Wakil Bupati, Bupati, dan akhirnya dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Gubernur Sumut.
Menurut Surya, perjalanan panjang tersebut memberikan banyak pelajaran tentang arti pengabdian, tanggung jawab, dan kepercayaan masyarakat. Ia menilai jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, bukan sekadar simbol kekuasaan.
Karena itu, Surya mengingatkan para taruna agar tidak hanya mempersiapkan kemampuan profesional dan kepemimpinan, tetapi juga membangun karakter sejak dini.
Jangan Terjebak Gaya Hidup Konsumtif
Surya juga berpesan agar para calon perwira TNI membiasakan diri hidup sederhana dan memiliki rasa cukup. Menurutnya, seorang pemimpin tidak boleh menjadikan materi sebagai ukuran keberhasilan maupun terjebak dalam gaya hidup konsumtif.
Ia mengingatkan bahwa ketika kelak mendapatkan jabatan dan tanggung jawab yang lebih besar, para taruna harus mampu mengendalikan diri serta tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan.
Selain itu, Surya meminta para taruna menjauhi penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, narkoba dapat menghancurkan masa depan siapa pun tanpa memandang latar belakang, jabatan, maupun status sosial.
"Kalian adalah generasi yang akan meneruskan kepemimpinan ini di masa depan. Selalulah belajar merendah dan merasa cukup dengan apa yang diatur oleh Tuhan. Jika kita bisa menjaga integritas dan kejujuran, maka kita akan menjadi pemimpin yang baik dan dihormati," pungkas Surya.
Taruna Minta Arahan Kepemimpinan
Sementara itu, perwakilan taruna, P. Sinaga, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut dilakukan setelah mereka menyelesaikan pelayaran dari luar negeri.
Audiensi dengan Wakil Gubernur Sumut tersebut dimanfaatkan para taruna untuk bersilaturahmi sekaligus mendapatkan wawasan mengenai kepemimpinan dari tokoh yang memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan.
Mereka berharap pengalaman dan pesan yang disampaikan Surya dapat menjadi bekal dalam menjalani pendidikan serta mempersiapkan diri sebagai calon pemimpin TNI di masa mendatang.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi para taruna bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang kemampuan mengambil keputusan, tetapi juga tentang keteladanan, integritas, kejujuran, kesederhanaan, dan kemampuan menjaga kepercayaan.
Peristiwa kematian korban Winda Lorenza Gowasa (35) (WLG) dalam kasus dugaan bunuh diri akibat menembak kepala dengan menggunakan senjata
Hukum
Komisi III DPR RI meminta Polda Sumatera Utara dan Polresta Medan mengusut secara tuntas dan transparan kasus meninggalnya Winda Lorenza (35
Politik
Sebuah video yang menampilkan pria yang diduga mirip Anggota DPRD Kota Medan berinisial EAS tengah mengisap perangkat menyerupai rokok elekt
Peristiwa
Anggota Komisi I DPR RI Junico Siahaan meminta pemerintah memperkuat strategi pemberantasan judi daring dengan tidak hanya memblokir situs
Politik
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin menilai penguatan otonomi daerah tidak cukup diwujudkan melalui regulasi, tetapi harus di
Politik
Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi meminta Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengusut secara tuntas penyebab
Politik
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusut secara tuntas dugaan keterlibatan Kepala S
Politik
Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Firman Soebagyo, menilai praktik korupsi di Indonesia telah berada pada ti
Politik
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang viral di Bali, di mana seorang pria yang diduga
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru&039yat, mengusulkan agar pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) Ketenagakerjaan memasukkan ketentuan meng
Politik