DPR-RI Segera Panggil Polda Sumut dan Polrestabes Medan Terkait Kasus WLG
Peristiwa kematian korban Winda Lorenza Gowasa (35) (WLG) dalam kasus dugaan bunuh diri akibat menembak kepala dengan menggunakan senjata
Hukum
Direktur RSUD Tafaeri Wariswan Lahagu mengatakan dukungan Pemprov Sumut telah memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan rumah sakit. Ia menjelaskan, ketika mulai beroperasi pada 2019, RSUD Tafaeri masih memiliki kapasitas yang relatif terbatas dan setara dengan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Perkembangan terjadi pada 2024 ketika RSUD Tafaeri meningkat status menjadi rumah sakit tipe D. Saat ini, rumah sakit tersebut memiliki 50 tempat tidur, tujuh dokter spesialis, satu dokter gigi, tujuh dokter umum, serta hampir 200 tenaga kesehatan yang terdiri atas perawat, bidan, dan tenaga medis lainnya.
Dengan kapasitas tersebut, Wariswan menilai RSUD Tafaeri kini telah memenuhi persyaratan untuk ditingkatkan menjadi rumah sakit tipe C.
"Mungkin kalau tidak ada bantuan dari provinsi untuk penyediaan dokter spesialis, mungkin sampai saat ini kami RSUD tetap kesulitan. Makanya kami sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur yang sudah memperhatikan Nias Utara," ujar Wariswan.
Menurutnya, keberadaan dokter spesialis menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kemampuan pelayanan rumah sakit. Dengan tenaga medis yang lebih lengkap, masyarakat diharapkan tidak harus selalu dirujuk ke rumah sakit di daerah lain untuk mendapatkan layanan kesehatan tertentu.
Sementara itu, Wakil Bupati Nias Utara Yusman Zega mengatakan kondisi geografis daerah menjadi salah satu tantangan dalam penyediaan layanan kesehatan. Kabupaten Nias Utara memiliki luas sekitar 1.200 kilometer persegi dengan wilayah yang didominasi dataran tinggi dan medan yang cukup berat.
Peristiwa kematian korban Winda Lorenza Gowasa (35) (WLG) dalam kasus dugaan bunuh diri akibat menembak kepala dengan menggunakan senjata
Hukum
Komisi III DPR RI meminta Polda Sumatera Utara dan Polresta Medan mengusut secara tuntas dan transparan kasus meninggalnya Winda Lorenza (35
Politik
Sebuah video yang menampilkan pria yang diduga mirip Anggota DPRD Kota Medan berinisial EAS tengah mengisap perangkat menyerupai rokok elekt
Peristiwa
Anggota Komisi I DPR RI Junico Siahaan meminta pemerintah memperkuat strategi pemberantasan judi daring dengan tidak hanya memblokir situs
Politik
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin menilai penguatan otonomi daerah tidak cukup diwujudkan melalui regulasi, tetapi harus di
Politik
Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi meminta Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengusut secara tuntas penyebab
Politik
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusut secara tuntas dugaan keterlibatan Kepala S
Politik
Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Firman Soebagyo, menilai praktik korupsi di Indonesia telah berada pada ti
Politik
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang viral di Bali, di mana seorang pria yang diduga
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ru&039yat, mengusulkan agar pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) Ketenagakerjaan memasukkan ketentuan meng
Politik