Minggu, 07 Juni 2026

Terungkap! 10 Persen dari 15 Juta Warga Sumut Pengguna Narkoba

admin - Selasa, 02 Juni 2026 00:07 WIB
Terungkap! 10 Persen dari 15 Juta Warga Sumut Pengguna Narkoba
Bobby Nasution saat menerima audiensi Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Tatar Nugroho beserta jajaran di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (2/6/2026).

JELAJAHNEWS.ID -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut memperkuat kolaborasi dan melakukan intervensi terpusat untuk memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Sumut. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut juga menyatakan kesiapan mendukung upaya tersebut, termasuk dari sisi anggaran, guna mempercepat penanganan narkoba secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menerima audiensi Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Tatar Nugroho beserta jajaran di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (2/6/2026).

Dalam pertemuan itu, Bobby menegaskan perlunya langkah terpadu yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

Baca Juga:
"Pada pertemuan ini, saya ingin adanya kolaborasi kuat dalam penuntasan narkoba. Saya minta kita lakukan intervensi secara terpusat, khususnya difokuskan pada beberapa daerah yang menjadi titik masuk utama dan pusat peredaran narkoba," ujar Bobby Nasution.

Menurut Bobby, ancaman narkoba tidak hanya berdampak pada aspek keamanan, tetapi juga berpotensi merusak masa depan generasi muda. Ia menilai narkoba kini semakin mudah diakses masyarakat karena harganya yang relatif terjangkau dan mulai menyasar kelompok usia yang lebih muda.

Sebagai langkah pencegahan, Pemprov Sumut berencana memperbanyak kegiatan positif bagi masyarakat, terutama di wilayah yang tergolong rawan peredaran narkoba. Selain itu, edukasi mengenai bahaya narkotika akan terus diperkuat melalui berbagai kegiatan pemerintahan maupun kemasyarakatan.

Meski demikian, Bobby mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam upaya pemberantasan narkoba, terutama terkait keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi khusus untuk menjalankan program penanganan secara masif dan berkelanjutan.

Halaman:
Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru