Rabu, 03 Juni 2026

Wagub Sumut Dorong Industri Sawit Berkelanjutan, Tekankan Peran Riset dan Inovasi

admin - Selasa, 19 Mei 2026 10:51 WIB
Wagub Sumut Dorong Industri Sawit Berkelanjutan, Tekankan Peran Riset dan Inovasi
Surya saat membuka Socfindo Conference on Practical Application & Exhibition (Scopex) 2026 di Hotel Adimulia, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 8, Medan, Selasa (19/5/2026).

Menurut Surya, Pulau Raja memiliki nilai sejarah penting karena menjadi salah satu lokasi awal penanaman kelapa sawit di Sumatera Utara oleh perusahaan asal Jerman dan Belgia.

Ia menceritakan bagaimana budaya dan kehidupan sosial di lingkungan perkebunan pada masa lalu berbeda dengan kondisi saat ini. Pada masa itu, hubungan antara perusahaan dan masyarakat masih dibatasi oleh sekat-sekat sosial yang cukup kuat.

"Saya masih ingat waktu SD kami disuruh hormati pohon kelapa sawit pertama, bahkan kami disuruh izin kalau lewat di depannya, 'Misi Mbah'. Dulu kasta sosial di masyarakat juga sangat kental. Staf tidak boleh bertemu manajer, kalau orang perusahaan pesta kami tidak boleh lewat. Tetapi sekarang jauh berubah, semua semakin baik, tidak ada batas antara masyarakat dan perusahaan. Itulah perubahan positif yang terus kita harapkan," katanya.

Surya menilai perubahan tersebut menunjukkan semakin baiknya hubungan antara perusahaan perkebunan dan masyarakat sekitar. Menurutnya, kemajuan industri sawit harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan terciptanya hubungan yang harmonis antara seluruh pemangku kepentingan.

"Kita sebagai pemangku kepentingan, hal yang utama adalah kesejahteraan rakyat. Perusahaan juga punya tanggung jawab itu, bersama pemerintah menjaga lingkungan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Scopex 2026, Indra Syahputra, mengatakan Sumatera Utara masih menjadi salah satu daerah penghasil kelapa sawit utama di Indonesia. Produksi sawit di provinsi tersebut saat ini mencapai sekitar 2 juta ton per tahun.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru