Rabu, 03 Juni 2026

Wagub Sumut Tekankan Integritas dan Loyalitas sebagai Kunci Kepemimpinan yang Dipercaya Masyarakat

admin - Kamis, 21 Mei 2026 10:26 WIB
Wagub Sumut Tekankan Integritas dan Loyalitas sebagai Kunci Kepemimpinan yang Dipercaya Masyarakat
Surya saat menjadi narasumber pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Lantai V Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut, Jalan Ngalengko Nomor 1, Medan, Kamis (21/5/2026).

JELAJAHNEWS.ID -Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya menegaskan bahwa integritas dan loyalitas merupakan fondasi utama dalam membangun kepemimpinan yang kuat, berwibawa, dan dipercaya masyarakat. Selain itu, disiplin, etika, serta kemampuan menjaga amanah juga menjadi nilai penting yang harus dimiliki setiap pemimpin dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Pesan tersebut disampaikan Surya saat menjadi narasumber pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Lantai V Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut, Jalan Ngalengko Nomor 1, Medan, Kamis (21/5/2026).

Dalam ceramah bertema "Integritas Pemimpin", Surya mengingatkan para peserta bahwa integritas bukan sekadar nilai moral, melainkan modal utama yang menentukan kualitas kepemimpinan seseorang. Menurutnya, pemimpin yang berintegritas akan mampu mengambil keputusan secara tepat, menjaga kepercayaan publik, serta menjalankan kewenangan dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga:
"Integritas adalah pondasi kita untuk menjadi pemimpin yang bisa mengambil keputusan yang benar dan kemampuan menjaga amanah di tengah kewenangan dan kekuasaan yang dimiliki," ujar Surya.

Ia menjelaskan bahwa tantangan terbesar dalam kepemimpinan bukan hanya menjalankan program atau kebijakan, melainkan menghadirkan perubahan yang membawa dampak positif. Proses perubahan tersebut, menurutnya, sering kali menghadapi hambatan karena berkaitan dengan kebiasaan yang telah mengakar dalam kehidupan maupun organisasi.

"Bicara integritas berarti bicara perubahan. Paling sulit di dunia ini adalah mengubah kebiasaan. Mengubah yang baik menjadi jelek itu mudah, tetapi mengubah yang jelek menjadi baik itu sulit," katanya.

Surya menilai seorang pemimpin harus mampu menjadi agen perubahan dengan memberikan contoh nyata melalui tindakan, bukan sekadar melalui ucapan. Integritas yang konsisten akan menjadi landasan dalam menciptakan budaya kerja yang sehat dan profesional di lingkungan organisasi.

Halaman:
Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru