"Angka ini naik cukup signifikan, tetapi ini sebagai pertanda bahwa sosialisasi kita kepada perempuan untuk berani bicara ketika mengalami kekerasan mulai membuahkan hasil. Namun, ini tidak bisa dianggap enteng," kata Arifatul.
Menurutnya, meningkatnya jumlah laporan harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat langkah pencegahan dan perlindungan korban. Seminar seperti yang digelar di Sumut dinilai menjadi salah satu sarana edukasi guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mencegah kekerasan.
"Forum seperti seminar ini menjadi salah satu upaya pencegahan, dengan mengajak masyarakat memperkuat diri dari potensi kekerasan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Harapannya, generasi mendatang semakin sadar pentingnya mencegah kekerasan terhadap perempuan," pungkasnya.(**)