Dana Umat Rp28 Miliar Belum Dikembalikan BNI, Paroki Aek Nabara Desak Kepastian Hukum
Umat Paroki Aek Nabara hingga kini masih menunggu kepastian terkait pengembalian dana gereja senilai sekitar Rp28 miliar yang diduga hilang
Hukum
JELAJAHNEWS.ID -Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi terus memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi, khususnya di bidang pengamanan, guna menjaga stabilitas dan keamanan lingkungan pemasyarakatan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan penguatan yang diberikan langsung oleh Kepala Lapas Bagansiapiapi kepada seluruh jajaran pengamanan, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna Lapas Bagansiapiapi itu diikuti oleh seluruh petugas pengamanan serta jajaran struktural. Penguatan ini menjadi bagian dari komitmen manajemen Lapas untuk meningkatkan profesionalisme, kedisiplinan, dan kesiapsiagaan petugas dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Kepala Lapas Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, dalam arahannya menegaskan pentingnya peningkatan kewaspadaan dan ketelitian, terutama dalam proses keluar-masuk orang dan barang ke dalam lapas. Menurutnya, aspek tersebut merupakan salah satu titik krusial dalam menjaga keamanan dan mencegah terjadinya gangguan ketertiban.
"Seluruh petugas harus benar-benar teliti dan tidak lengah, khususnya dalam pemeriksaan orang maupun barang yang masuk dan keluar dari lapas. Pengamanan adalah tanggung jawab bersama yang tidak boleh dianggap sepele," ujar Agus Imam Taufik.
Selain penguatan di bidang pengamanan fisik, Kalapas juga menyoroti pentingnya sikap bijak petugas dalam menggunakan media sosial. Ia mengingatkan agar setiap petugas menjaga etika dan profesionalisme, mengingat perilaku di ruang digital dapat berdampak langsung pada citra institusi.
"Gunakan media sosial secara positif, bertanggung jawab, dan terarah. Jangan sampai ada tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun nama baik organisasi akibat penggunaan media sosial yang tidak bijak," tegasnya.
Lebih lanjut, Kalapas menekankan bahwa pengamanan lapas tidak hanya berkaitan dengan penjagaan fisik, tetapi juga mencakup integritas dan perilaku petugas, baik di dalam maupun di luar kedinasan. Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran untuk senantiasa mematuhi aturan dan kode etik yang berlaku.
Umat Paroki Aek Nabara hingga kini masih menunggu kepastian terkait pengembalian dana gereja senilai sekitar Rp28 miliar yang diduga hilang
Hukum
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menilai wacana pelarangan rokok elektrik atau vape perlu dikaji secara serius sebagai langkah
Ragam
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riady menyatakan bahwa keterangan saksi dan ahli yang dihadirkan oleh pihak terdakwa dalam perkara
Hukum
Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, menyoroti kondisi peredaran narkotika yang kian mengkhawatirkan, khususnya di daerah
Hukum
Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Utara (Sumut) menggelar rapat perdana, di Teladan Cafe, Medan,
Ragam
Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) menjatuhkan sanksi tegas kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari)
Politik
Komisi III DPR RI meminta Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan perkara yang melibat
Politik
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyatakan pihaknya akan memanggil jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo, Jaksa Penuntut Umum (JPU)
Politik
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, mendesak Jaksa Agung untuk segera mencopot seluruh jajaran Kejaksaan Negeri (Ke
Hukum
Pelarian Andi Hakim Febriansyah, mantan Kepala Kas Bank BNI Unit Aek Nabara, Cabang Rantauprapat, yang diduga menggelapkan dana jemaat gerej
Peristiwa