Senin, 02 Februari 2026

Gubsu Uji Terbang Perdana Pesawat Amfibi di Danau Toba, Target Operasional 2026

admin - Senin, 22 September 2025 15:09 WIB
Gubsu Uji Terbang Perdana Pesawat Amfibi di Danau Toba, Target Operasional 2026
Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution usai melakukan penerbangan perdana (demo flight) pesawat amfibi atau seaplane dari Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, dan mendarat di Pelabuhan Mariana Resort, Danau Toba, Senin (22/9/2025).

JELAJAHNEWS.ID -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melakukan penerbangan perdana (demo flight) pesawat amfibi atau seaplane dari Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, dan mendarat di Pelabuhan Mariana Resort, Danau Toba, Senin (22/9/2025).

Kehadiran transportasi baru ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperkuat sektor pariwisata, dan memperluas pelayanan publik, terutama di daerah kepulauan serta pesisir sekitar Danau Toba.

"Ini salah satu pendekatan transportasi menuju Danau Toba, khususnya Pulau Samosir. Di sini ada penginapan bintang lima yang bisa dijadikan lokasi pendaratan pesawat amfibi," ujar Bobby Nasution usai penerbangan.

Baca Juga:
Ia menjelaskan, meskipun seaplane dapat mendarat di air, penggunaannya tetap memerlukan izin resmi dari Kementerian Perhubungan. Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir dan pihak terkait akan menindaklanjuti pengurusan izin tersebut.

"Tadi kita sudah mencoba demo flight dari Bandara Silangit. Demo flight ini salah satu syarat untuk menentukan titik pendaratan. Rasanya nyaman," ungkap Bobby.

Lebih lanjut, Bobby berharap moda transportasi baru ini dapat mendukung pertumbuhan kunjungan wisatawan ke kawasan Danau Toba. Ia menargetkan seaplane sudah bisa beroperasi secara komersial paling lambat pada 2026.

"Nanti kita coba sampaikan ke beberapa maskapai, supaya penumpang yang menuju Danau Toba bisa langsung menggunakan seaplane," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Parna Raya Group, Charles A. Simbolon, menyampaikan bahwa kehadiran pesawat amfibi akan membuka akses lebih luas bagi wisatawan sekaligus memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal.

"Mudah-mudahan jumlah wisatawan di kawasan Danau Toba semakin bertambah. Badan Otoritas Danau Toba bahkan menargetkan kenaikan jumlah pengunjung dari 700 ribu orang menjadi 1 juta orang," kata Charles.

PT Parna Raya Group diketahui sebagai salah satu investor dalam proyek penerbangan pesawat amfibi di Danau Toba. Pesawat yang digunakan saat demo flight merupakan model baru buatan tahun 2023. Penerbangan ini menjadi sejarah sebagai momen pertama pesawat amfibi mendarat di Danau Toba.

"Ini inisiatif Gubernur Sumut bersama Bupati Samosir. Kalau semua berjalan lancar, tahun depan pesawat ini sudah bisa digunakan masyarakat. Soal rute dan harga tiket akan dibahas kemudian," tambah Charles.

Dengan langkah ini, diharapkan pariwisata Danau Toba semakin berkembang, sejalan dengan upaya menjadikan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata kelas dunia.

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru