oleh

Usai Dibangunnya Jalan TMMD Kodim 0212/TS, Warga Kini Bawa Hasil Panen Dengan Bermotor

TAPSEL – Masyarakat di Lingkungan Pasie Bidang Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) kini menikmati jalan yang dibangun prajurit TNI dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 111.

Sejumlah pengendara sepeda motor sudah mulai tampak lalu lalang melintas di jalan tersebut. Bahkan, beberapa warga terlihat membawa hasil panen kebun salaknya melewati pembangunan jalan yang sudah mulai rampung ini

“Jalan tersebut sudah bisa dilalui warga yang ingin beraktivitas. Saya sangat senang dan bersyukur sekali dengan adanya jalan baru yang dibangun personel Satgas TMMD ini bisa sangat membantu dan mempermudah dalam aktivitas kami,” kata Ketua RT Pasir Bidang, Kelurahaan Sangkunur, Kemurahan Halawa, Jum’at (29/06/2021).

Kemurahaan Halawa mengaku, warga kini mulai menikmati hasil dari kegiatan TMMD yang dikerjakan Satgas TMMD bersama warga. “Saya ucapkan terimakasih untuk bapak tentara,” tutur RT Pasir Bidang

Sementara Bupati Tapanuli Selatan Dolly Putra Parlindungan Pasaribu mengaku Pemerintah Daerah (Pemda) Tapanuli Selatan mendukung TMMD ke 111 di Dusun Tangga Batu dengan pembukaan jalan sepanjang Delapan Kilometer telah membuka Keterisoliran Kedua Desa.

Pemda berjanji akan membangun Infrastruktur yang lebih layak. Selama ini faktor kendala pembangunan jalan di Dusun Tangga Batu karena lokasi ini masuk dalam kawasan hutan.

“Terimakasih kepada Rekan TNI, dalam hal ini TNI dengan program TMMD membuka kawasan dari Desa Siuhom sampai ke Sangkunur. Masyarakat tentunya mengeluhkan, selama ini seperti tidak diperhatikan pemerintah. Kita melihat regulasi yang ada, bahwa ini merupakan kawasan hutan, sehingga kita tidak bisa memasukkan program kemarin.

Kedepan setelah ini dibuka, kita akan lihat di APBD Pemda, termasuk kita libatkan pemerintah Desa, Kecamatan. Kita gotong royong bagaimana akses ini menjadi semakin baik. Tapi yang menjadi kunci terdekat bagaimana jalan ini keras dulu, karena ini masih berbentuk tanah,” ungkapnya. (Irul Daulay)

Berita Terkait